Drama terbaru dari tvN ini telah memikat pemirsa hanya dengan minggu pertama.
Military Prosecutor Doberman adalah drama tentang jaksa militer yang dibintangi oleh Ahn Bo Hyun sebagai Do Bae Man, seorang pria yang menjadi jaksa militer untuk uang dan Jo Bo Ah sebagai Cha Woo In, seorang wanita yang menjadi jaksa militer untuk membalas dendam.
Terlepas dari motif mereka yang berbeda, keduanya bergabung untuk mencabut akar kejahatan di militer.
Baca: Episode Drama Korea Thirty Nine Minggu Depan Tidak Tayang Sementara Karena Hal Ini
Baca: Drama Korea Terbaru Pachinko Akan Ditayangkan di Apple TV+ Bulan Maret Mendatang
Drama ini tayang perdana pada 28 Februari dengan rating kuat sebesar 5,263 persen, drama dengan rating tertinggi di slot waktunya malam itu.
Episode kedua, yang ditayangkan pada tanggal 1 Maret, mencatat rekor personal terbauk baru untuk drama tersebut dengan 7,009 persen.
Berikut adalah tiga alasan mengapa pemirsa sudah terpikat pada drama aksi hukum yang bergerak cepat ini.
Dikutip Tribunnewswiki.com dari Soompi pada Minggu (6/3/2022), simak selengkapnya di sini!
1. Kelahiran genre baru
Hanya dalam dua episode, Military Prosecutor Doberman menetapkan warna uniknya sendiri dan lahirnya genre yang berbeda dari yang pernah dilihat pemirsa sebelumnya.
Meski sudah tak terhitung banyaknya drama hukum, ini adalah drama pertama yang berfokus pada kasus-kasus yang terjadi di pengadilan militer dan tugas khusus jaksa militer yang menangani kasus-kasus tersebut.
Terlepas dari latar yang tidak biasa, drama ini didasarkan pada realisme dan menceritakan kisah menarik yang dapat dinikmati siapa pun tanpa memandang latar belakang mereka.
"Saya sangat bersemangat untuk mengerjakan sebuah proyek yang pertama di Korea yang didasarkan pada pengadilan militer, tetapi ketika saya mulai menulis, saya merasakan banyak tekanan," ungkap sang penulis skenario, Yoo Hyun Ho.
"Saya mendekati naskahnya seperti sedang menulis drama sejarah, memeriksa setiap adegan untuk kesalahan dan akurasi," tambahnya.
Drama ini juga membahas masalah militer yang baru-baru ini menjadi topik hangat dalam berita, seperti perlakuan istimewa untuk tentara tertentu.
Namun, drama ini menggambarkan dunia militer dengan cara yang lucu, memungkinkan pemirsa untuk mendekati cerita dengan cara yang mudah untuk dipahami.
Saat Military Prosecutor Doberman menyelam lebih jauh ke dunia kasus pengadilam militer, pemirsa dapat berharap untuk melihat lebih banyak liku-liku menarik dari genre drama hukum militer yang baru.
2. Karakter yang kompleks dan chemistry mereka
Tak perlu dikatakan lagi bahwa dua pemain utama di balik kesuksesan awal Military Prosecutor Doberman adalah dua aktor utamanya; Ahn Bo Hyun dan Jo Bo Ah.
Ahn Bo Hyun dengan sempurna memerankan Do Bae Man, yang hanya peduli dengan uang, dan Jo Bo Ah memainkan peran baru untuknya sebagai Cho Woo In, yang memilih jalan jaksa militer untuk membalas dendam.
Pemeran menonjol lainnya termasuk Oh Yeon Soo, yang berperan sebagai penjahat tangguh Noh Hwang Young, Kim Young Min, yang berperan sebagai pengacara ambisius Yong Moon Gu, dan Kim Woo Seok, yang berperan sebagi presiden perusahaan yang gila, muda, dan kaya, Noh Tae Nam.
Ahn Bo Hyun menunjukkan kemampuan aktingnya dalam menggambarkan ambiguitas moral Do Bae Man, yang tidak dapat dengan jelas dicap sebagai jahat atau baik.
Jo Bo Ah menunjukkan kemampuan karakternya untuk berbohong dan menyamar saat dia mengenakan wig merah dan mengadopsi alter ego.
Poin kunci lain dalam drama ini adalah chemistry antara kutub yang berlawanan ini, bukan hanya chemistry emosional tetapi juga chemistry fisik mereka.
Di akhir episode 2, dua jaksa militer memamerkan keterampilan bertarung mereka saat mereka melawan geng yang dikirim untuk mengejar Do Bae Man.
Do Bae Man mulai curiga bahwa Cha Woo In lebih dari yang terlihat, sementara Cha Woo In melihat keuntungan dalam mengendalikannya untuk tujuannya sendiri.
3. Perpaduan seru antara aksi dan komedi
Segera setelah drama Korea ini ditayangkan, orang-orang menjulukinya sebagai drama 'time-flash', karena betapa cepatnya waktu berlalu saat menontonnya.
Cerita yang dinamis membuat pemirsa terpikat dari awal hingga akhir dengan tidak pernah memperlambat langkahnya.
Hanya dalam dua episode, sejarah Do Bae Man dan Cha Woo In sudah terungkap sangat jelas.
Serta kasus-kasus seperti perlakuan istimewa dan pembuatan film ilegal ditangani dengan cepat tanpa membuat penonton frustrasi dengan menyeret keluar adegan.
Drama ini juga menarik pemirsa ke dalam genre asing 'hukum militer' dengan memuaskan indra mereka.
Ini menggunakan adegan aksi yang energik dan serba cepat untuk menyingkirkan orang jahat, terutama untuk menciptakan akhir yang kuat.
Baca: Drama Korea Terbaru Netflix, Juvenile Justice, Angkat Isu Kejahatan yang Dilakukan oleh Remaja
Baca: 5 Momen Berhantu yang Menyentuh Hati di Drama Korea Ghost Doctor yang Sudah Tamat
Di episode 1, Cha Woo In mengenakan wig merah dan menggunakan tangan kosongnya untuk menjatuhkan seorang idol bernama Allen (Park Sang Na ) dan teman-temannya, yang bersalah atas pembuatan film dan distribusi rekaman secara ilegal.
Dalam episode 2, Do Bae Man dan Cha Woo In menunjukkan chemistry fisik dan kemitraan mereka dengan melawan geng bersama-sama.
Cha Woo In menggunakan wiper mobil dengan cara yang kreatif selama pertarungan, sementara musik latar menambahkan ritme menarik yang meningkatkan detak jantung penonton selama adegan tersebut.
Ada juga catatan komedi yang ditaburkan di sepanjang drama.
Meskipun subjeknya bisa dengan mudah menjadi terlalu gelap, naskahnya mencerahkan nada keseluruhan dengan kecerdasan dan komedi, membuat pemirsa tetap tertarik pada apa yang terjadi selanjutnya.
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)
Baca artikel lainnya terkait Drama Korea selengkapnya di sini