"Setelah dihajar, saya lihat ke belakang ada lagi yang menghajar saya di bagian wajah. Habis itu saya ada yang dorong dan saya tahan," ujar Haris.
"Saya duduk sambil lindungi kepala belakang dan depan itu dua orang lebih. Satu orang meneriakan 'bunuh, mati, bunuh mati', seperti itu," tambahnya.
Usai insiden itu, Haris pun melapor ke Polda Metro Jaya.
Laporan tersebut teregistrasi dengan nomorLP/B/928/II/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 21 Februari 2022.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)
Baca lengkap soal KNPI di sini