Israel Kembali Luncurkan Serangan Udara ke Gaza, Kedua Kalinya setelah Gencatan Senjata

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemandangan Kota Gaza, 18 Juni 2021

Serangan itu, kata militer, muncul sebagai tanggapan atas diterbangkannya balon-balon pembakar.

Brigade pemadam kebakaran Israel melaporkan balon itu menyebabkan 20 kebakaran di lahan terbuka di komunitas-komunitas yang berada di perbatasan Gaza.

Seorang juru bicara Hamas mengonfirmasi serangan Israel dan mengatakan orang Palestina akan "melanjutkan perlawanan berani mereka dan mempertahanakan hak-hak mereka dan tempat suci mereka" di Yerusalem.

Baca: Sosok Naftali Bennett, PM Baru Israel yang Gantikan Netanyahu: Yahudi yang Religius dan Miliarder

Beberapa jam sebelumnya ada ribuan orang Israel berpawai mengibarkan bendera dan berkumpul di sekitar Gerbang Damaskus di Kota Tua Yerusalem sebelum menuju ke Tembok Barat yang disakralkan.

Ledakan menerangi langit malam di atas gedung-gedung di Kota Gaza saat pasukan Israel menembaki daerah kantong Palestina, pada awal 16 Juni 2021. (Mahmud ham / AFP)

Ini menyebabkan kemarahan warga Palestina.

Sebelum parade pada hari Selasa, Israel juga telah menambah penyebaran sistem antirudal Iron Dome untuk mengantisipasi kemungkinan serangan roket dari Gaza.

Namun, ketika orang-orang yang ikut pawai mulai bubar pada malam hari, tidak ada tanda-tanda roket yang datang dari wilayah Palestina.

Prosesi itu awalnya dijadwalkan dilakukan pada 10 Mei sebagai bagian dari festival "Hari Yerusalem" yang merayakan pencaplokan Yerusalem Timur oleh Israel.

Baca: Joe Biden Hubungi Naftali Bennett, Beri Selamat Jadi Perdana Menteri Israel

(Tribunnewsiki/Tyo)

Baca berita lain tentang konflik Israel dengan Palestina di sini.



Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer