Abaikan Permintaan AS, Israel Bersumpah Lanjutkan Serangan Militer ke Gaza

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Api dan asap terlihat di atas gedung-gedung di Kota Gaza ketika serangan udara Israel berlangsung, 17 Mei 2021.

Di antara korban-korban itu, terdapat 64 anak dan 38 perempuan.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan ada sebanyak 1.620 orang terluka.

Hamas dan mengatakan setidaknya ada 20 pejuangnya yang tewas, sedangkan menurut Israel jumlah jauh lebih besar.

Baca: Bukti Presiden Soekarno Bela Mati-matian Palestina: Larang Israel Ikut Asian Games 1962 di Jakarta

Israel menyebut setidaknya ada 130 orang yang tewas di pihak Hamas.

Ada sekitar 58.000 orang Palestina yang harus mengungsi akibat konflik ini.

Biden: Israel berhak membela diri

Biden sebelumnya sempat mengatakan Israel berhak membela diri terkait serangan dari Hamas.

"Perkiraan dan harapan saya adalah konflik ini akan segera berakhir, tetapi Israel punyak hak untuk membela dirinya," kata Biden pada hari Rabu setelah berbicara kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dikutip dari Reuters.

Dia juga memprediksi konflik antara Israel dan Palestina segera berakhir.

Baca: Israel Kembali Lakukan Serangan Besar, Gaza Diguncang Ledakan selama 10 Menit

Kendati demikian, Biden tidak menjelaskan alasan di balik sikap optimistisnya itu.

Dilansir dari Reuters, pemerintahan Netanyahu berkata kepada Biden bahwa Israel akan "terus menyerang militer Hamas dan kelompok teroris yang aktif di Jalur Gaza".

(Tribunnewswiki/Tyo)

Baca berita lainnya tentang konflik Israel-Palestina di sini.

 



Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer