Para pemotor terlihat dari berbagai daerah di luar Jakarta.
Adapun pelat motor yang terpantau, yaitu B, F, G, D, E, dan T.
Mayoritas pemotor juga terlihat membawa barang-barang berupa kardus, tas, dan lainnya.
Baca: Ada Pos Penyekatan di Cianjur, Pemudik Plat B Nekat Tabrak Polisi yang Mengadang
Baca: Panduan Belajar dari Rumah TV Edukasi Selasa (11/5/2021), PAUD Mengenal Anggota Tubuh
Sebagian pemotor nekat melawan arah sekitar 500 meter sebelum posko.
Sejumlah pengendara motor juga melakukan provokasi agar bisa melewati pos penyekatan.
Pembukaan penyakatan di perbatasan Kedungwaringin ini dilakuakan untuk mengurangi kemacetan dan kerumunan pemudik di Jalan Raya Pantura.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya memberikan diskresi di pos penyekatan Kedungwaringin.
Ia mengatakan, pihaknya memberlakukan sistem buka tutup di pos penyekatan Kedungwaringin-Karawang.
Baca: Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Kenang Pertemuan Terakhir: Takutmu Hanya untuk Allah
Baca: Sapri Pantun Meninggal, Melaney Ricardo: Selamat Jalan Sahabat
“Kita berlakukan diskresi. Artinya kita buka di sini, toh juga di Karawang ada penyekatan dan seterusnya buka tutup.
Supaya di sini juga tidak terjadi kerumunan,” ujar Sambodo pada Selasa dini hari.
Polisi memberlakukan diskresi untuk membuka penyekatan setelah melihat kemacetan parah jelang Pos Penyekatan Kedungwaringin.
Sambodo memastikan pihaknya tetap berjaga agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Malam ini pukul 02.30 WIB, arus lalu lintas masih cukup padat.
Kemacetan dari titik ini (Pos Penyekatan Kedungwaringin) perkiraan 1-2 kilometer,” ujar Sambodo.