Para pemudik memakai kendaraan bermotor mencoba melewati pos penyekatan menuju Karawang.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.20 WIB.
Padahal pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik di Lebaran tahun ini.
Terlihat pula seorang anggota kepolisian yang berjaga mempersilakan pemudik lewat.
Baca: Pemudik Kembali Berusaha Jebol Posko Penyekatan di Bekasi, Polisi Tangkap 4 Provokator
Baca: Trio Fauqi Meninggal Setelah Divaksin AstraZeneca, Anies Baswean Langsung Koordinasi dengan Kemenkes
Mereka diminta untuk melintas secara perlahan.
“Pelan-pelan,” ujar salah satu petugas seperti dikutip dari Kompas.com.
Para pemudik dempat menggeber-geber motor saat melintasi pos penyekatan.
Mereka melintas dengan mudahnya.
Sebagian dari pemudik juga mengucapkan terima kasih kepada petugas.
Baca: Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 12 Mei 2021, Capricorn Ubah Pemikiranmu, Scorpio Cari Akar Masalah
Baca: Baru 3 Hari Larangan Mudik Diterapkan, Sudah Ada Puluhan Ribu Kendaraan yang Dipaksa Putar Balik
“Terima kasih, Pak.. terima kasih, Pak,” teriak para pemudik saat melintasi pos penyekatan.
Kemacetan lalu lintas perlahan-pelan terurai.
Motor, mobil, dan truk bisa melintasi penyekatan.
Kemacetan sebelumnya terjadi lebih satu kilometer jelang Pos Penyekatan Kedungwaringin-Karawang.
Mayoritas kendaraan yang memadati lajur Jalan Raya Pantura, yakni pemotor.
Baca: Go Tik Swan/ K.R.T. Hardjonagoro
Baca: Virus Corona B.1.1.7 Terdeteksi di Karawang, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Tak Pani
Mayoritas kendaraan yang memadati lajur Jalan Raya Pantura, yakni pemotor.
Kendaraan hanya bisa berjalan pelan.
Tak jarang pemotor harus mematikan mesin motor di tengah kemacetan.
Para pemotor terlihat dari berbagai daerah di luar Jakarta.
Adapun pelat motor yang terpantau, yaitu B, F, G, D, E, dan T.
Mayoritas pemotor juga terlihat membawa barang-barang berupa kardus, tas, dan lainnya.
Baca: Ada Pos Penyekatan di Cianjur, Pemudik Plat B Nekat Tabrak Polisi yang Mengadang
Baca: Panduan Belajar dari Rumah TV Edukasi Selasa (11/5/2021), PAUD Mengenal Anggota Tubuh
Sebagian pemotor nekat melawan arah sekitar 500 meter sebelum posko.
Sejumlah pengendara motor juga melakukan provokasi agar bisa melewati pos penyekatan.
Pembukaan penyakatan di perbatasan Kedungwaringin ini dilakuakan untuk mengurangi kemacetan dan kerumunan pemudik di Jalan Raya Pantura.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya memberikan diskresi di pos penyekatan Kedungwaringin.
Ia mengatakan, pihaknya memberlakukan sistem buka tutup di pos penyekatan Kedungwaringin-Karawang.
Baca: Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Kenang Pertemuan Terakhir: Takutmu Hanya untuk Allah
Baca: Sapri Pantun Meninggal, Melaney Ricardo: Selamat Jalan Sahabat
“Kita berlakukan diskresi. Artinya kita buka di sini, toh juga di Karawang ada penyekatan dan seterusnya buka tutup.
Supaya di sini juga tidak terjadi kerumunan,” ujar Sambodo pada Selasa dini hari.
Polisi memberlakukan diskresi untuk membuka penyekatan setelah melihat kemacetan parah jelang Pos Penyekatan Kedungwaringin.
Sambodo memastikan pihaknya tetap berjaga agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Malam ini pukul 02.30 WIB, arus lalu lintas masih cukup padat.
Kemacetan dari titik ini (Pos Penyekatan Kedungwaringin) perkiraan 1-2 kilometer,” ujar Sambodo.