Usai dilantik, Bahlil mengatakan akan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Hari ini tepat hari Rabu, kami, saya dilantik oleh bapak presiden, baru selesai sebagai Menteri investasi, merangkap kepala BKPM Republik Indonesia. Ini adalah sebuah amanah dari bapak presiden kepada kami sebagai pembantu Presiden sudah barang tentu ini kita akan jalankan dengan sepenuhnya," kata Bahlil.
Baca: Baru Dilantik Jadi Menteri Investasi, Bahlil Ditarget Presiden Dapat Investasi Rp 900 Triliun
Menurut Bahlil, menarik investasi ke Indonesia saat ini sangatlah penting. investasi merupakan pintu masuk untuk peningkatan SDM dan peningkatan ekonomi, yang menjadi fokus pembangunan Presiden Jokowi di periode kedua kepemimpinnya.
"Kita tahu bahwa 5 tahun kemarin bawa presiden dengan Pak Jokowi-JK membangun infrastruktur yang sangat luar biasa dari Aceh sampai Papua. Fase kedua adalah di mana peningkatan SDM dan peningkatan ekonomi, Investasi," katanya.
Salah satu upaya untuk meningkatkan investasi di Indonesia, kata dia, yakni dengan reformasi birokrasi. Pemerintah kata Bahlil telah menciptakan undang-undang Cipta Kerja untuk mempermudah investasi.
"Karena itu reform terhadap regulasi yang kemarin kita lakukan lewat undang-undang cipta kerja, saya pikir ini menjadi salah satu tugas yang akan kita lakukan ke depan secara baik," pungkasnya.
Baca: Sosok Bahlil Lahadalia yang Dipanggil Jokowi ke Istana, Dulu Sopir Angkot kini Punya 10 Perusahaan
Laksana Tri Handoko juga dilantik Jokowi menjadi Kepala BRIN. Sebelum menjabat Kepala BRIN, Handoko sapaan akrabnya adalah Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Sebelum meraih posisi tersebut, ia telah mengenyam berbagai pengalaman.
Handoko meraih gelar strata pertama bidang fisika di Universitas Kumamoto Jepang. Kemudian pada 1995, ia meraih gelar Master di Universitas Hiroshima Jepang bidang fisika teori dan meraih gelar dokter pada 2018 lalu di universitas yang sama.
Pria kelahiran Malang, 53 tahun lalu itu memulai karirnya sebagai peneliti di Pusat Penelitian Fisika pada 1987, dan menjadi Kepala Grup Fisika Teori dan Komputasi Pusat Penelitian Fisika pada 2002 - 2021. Selanjutnya pada 2012 - 2014, ia menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian Informatika LIPI, sebelum didapuk seagai Deputi IPT pada 2014, dan menjadi Kepala LIPI empat tahun setelahnya.
Sejak awal menjabat, Handoko rutin melaporkan harta kekayaannya pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Handoko terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 2020.
Baca: Mendikbud Nadiem Makarim Harap Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Kreatif dan Inovatif seperti Sekolah Ini
Jumlah hartanya pun tak bertambah drastis, hanya bertambah sekitar Rp107 juta. Pada 2018, tercatat harta kekayaan Handoko berjumlah Rp5,530 miliar. Sementara di tahun 2020 berjumlah Rp5,637 miliar. Tanah, bangunan, dan alat transportasi milik Handoko tidak mengalami perubahan nilai. Sejak 2018, Handoko memiliki dua tanah dan bangunan di Kota Depok. Ia bahkan tercatat hanya punya satu kendaraan, yakni Nissan Evalia tahun 2012.
Diketahui, kekayaannya bertambah berasal dari harta bergerak lainnya serta kas dan setara kas.
Baca informasi seputar Nadiem Makarim di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nadiem Makarim: 'Riset dan Teknologi Dekat di Hati Saya',