"Sebaiknya makan dengan protein dan sayur agar ada seratnya. Jadi ketahanan akan rasa laparnya lebih lama karena proses pencernaannya juga lebih lama. Jangan lupa cukupi kebutuhan air minum,” tutupnya
Cara membangunkan orang lain saat sahur yang tepat
Dilansir melalui kanal YouTube Yufid TV - Pengajian dan Ceramah Islam, ada cara yang paling tepat untuk membangunkan sahur sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Menurut anjuran, membangunkan orang sahur sebaiknya denga diperdengarkan Adzan 2 kali di waktu pagi.
Adzan di masa Nabi Muhammad SAW di waktu pagi ada dua.
1. Adzan Awal : dilakukan sebelum terbit fajar shodiq oleh Bilal bin Rabah.
2. Adzan Subuh : dilakukan setelah terbit fajar subuh oleh sahabat Abdullah bin Ummi Maktum.
Jarak antara kedua adzan ini tidak terlalu panjang.
Baca: Apakah Mencicipi Makanan saat Memasak Membatalkan Puasa Ramadhan? Simak Hukumnya
Baca: Apakah Menonton Video yang Menampakkan Aurat Membatalkan Puasa Ramadhan? Simak Hukumnya
Karena itu, para sahabat yang mengakhirikan makan sahur masih bisa menjumai adzan awal.
Nabi Muhammad SAW bersada : 'Sesungguhnya Bilal melakukan adzan di malam hari (sebelum subuh), untuk membangunkan oang yang tidu diantara kalian dan orang yang tahajud bisa kembali istirahat (untuk persiapan subuh)' - HR. Nasai, 2170.
Dalam riwayat lain, 'Jangan sampai adzan Bilal, membuat kalian untuk menghentikan makan sahurnya," - HR. Bukhari 7247.
Riwayat lain juga menyebutkan, 'Sesungguhnya Bilal melakukan adzan di malam hari (sebelum subuh). Makan dan minumlah kalian, sampai Ibnu Umii Maktum adzan" - HR. Muslim 1092.
Itulah sunnah Nabi Muhammad SAW dalam membangunkan sahur yang benar.
Adzan dua kali menjelang subuh dan ketika subh denan dua orang yang berbeda.
Agar orang dapat memperhatikan sahur atau sholat malam.
Baca artikel lain mengenai tips puasa Ramadan di sini.
Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul Tips Puasa Ramadhan 2021 - Hati-hati, Sahur dengan Mi Instan Ternyata Beresiko Buruk! Ini Alasannya