Probiotik dapat kamu peroleh dari yogurt ataupun kimchi yang dapat memperbaiki kesehatan organ pencernaan.
5. Jangan terlalu stres
Sebuah penelitian mengatakan bahwa stres dapat memengaruhi kesehatan pencernaan, khususnya usus.
Para peneliti sependapat bahwa stres dapat menyebabkan usus meradang.
Hal ini tentu dapat mengganggu sistem saraf yang berfungsi untuk mengontrol gerakan usus.
Baca: Menjelang Ramadan, Simak Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur dan Berbuka Puasa
Berikut sejumlah tip berpuasa bagi penderita maag dan GERD.
Tidak makan dalam kurun waktu lama dapat meningkatkan keasaman lambung.
Oleh karena itu, pemilihan menu makanan akan sangat menentukan.
Pilihlah bahan makanan yang memiliki nutrisi yang seimbang, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan serat.
Buah-buahan dan sayur sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ketika sahur dan berbuka.
Hindari makan makanan cepat saji, makanan berlemak, goreng-gorengan, makanan terlalu pedas, asin, asam dan makanan dengan gula berlebih.
Makanan-makanan tersebut bisa membuat saluran pencernaan mengalami iritasi dan memicu sakit perut.
Ketika menyantap makanan, kunyahlah dengan hati-hati dan perlahan agar hanya ada sedikit cairan pada lambung yang dibutuhkan untuk mencerna.
Hal ini juga bisa membuatmu makan lebih sedikit karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengunyah makanan.
Makan dengan cepat membuatmu menelan banyak udara dan bisa menyebabkan kembung.
Apalagi jika sedang berbuka puasa, hindari makan makanan dengan lahap dan dalam jumlah besar.
Mulailah dengan minum air putih dan makan makanan yang berbahan dasar manis alami seperti kurma.