Menjelang Ramadan, Simak 5 Tip Berikut agar Tidak Telat Makan Sahur

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi sahur. Ada beberapa tip yang bisa dicoba agar tidak terlambat makan sahur saat Ramadan.

- makanan terlalu asin,

- makanan terlalu pedas,

- makanan yang mengandung terlalu banyak minyak,

- minuman berkafein, dan

- minuman berkarbonasi atau bersoda.

Dokter Ayu menjelaskan menu buka puasa dan sahur yang terlalu manis, asin, pedas, atau terlalu banyak minyak dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, sepert lebih mudah haus, perut kembung, memicu peningkatan asam lambung, dan risiko radang tenggorokan.

Minuman berkafein dan berkarbonasi, seperti kopi, teh, dan soda sebaiknya dihindari karena dapat juga memicu peningkatan asam lambung dan bersifat diuretik.

Tubuh cenderung akan mengeluarkan air seni yang lebih banyak ketika mengonsumsi minuman yang bersifat diuretik.

Jika terjadi hal demikian, seseorang dapat lebih berisiko mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan pada saat puasa.

“Dehidrasi dapat menyebabkan kita menjadi mudah lelah, lemas, dan berkurang konsentrasinya dalam bekerja atau bersekolah,” kata dia.

Untuk menambah jumlah cairan saat puasa, dr. Ayu menyarankan minum susu terutama pada saat sahur. Selain menambahkan jumlah cairan, minum susu dapat juga dijadikan cara untuk menambah pasokan kalori dan protein bagi tubuh.

“Kita tetap dianjurkan minum sebanyak 8-10 gelas selama berpuasa yang dapat terbagi pada jam sahur dan jam setelah buka puasa,” kata dia.

Apabila tidak terbiasa minum banyak, jumlah cairan dapat dipenuhi dengan memperbanyak menu masakan berkuah dan buah berair.

(Tribunnewswiki/Tyo/Kompas/Mahardini Nur Afifah/Irawan Sapto Adhi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tips Agar Tak Telat Sahur saat Puasa Ramadhan" dan  "Ragam Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Buka Puasa dan Sahur"



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer