Menjelang Ramadan, Simak 5 Tip Berikut agar Tidak Telat Makan Sahur

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi sahur. Ada beberapa tip yang bisa dicoba agar tidak terlambat makan sahur saat Ramadan.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah orang terpaksa melewatkan makan sahur saat Ramadan karena terlambat bangun.

Tentu saja, hal tersebut tidaklah baik bagi tubuh karena makan sahur sangat penting untuk mengisi energi.

Jika tidak makan sahur, tubuh akan kekurangan energi, terasa lemas, dan mengalami dehidrasi.

Imbasnya, aktivitas sehari-hari selama puasa Ramadan bisa terganggu.

Dikutip dari Kompas, melewatkan sahur juga membuat Anda rentan makan berlebihan saat berbuka puasa.

Hal ini membuat berat badan menjadi gampang melonjak. Namun, jangan khawatir berlebihan karena persoalan telat sahur atau sahur kesiangan ini sebenarnya bisa dihindari.

Caranya dengan mengatur waktu tidur dan pola makan. Berikut sejumlah tip agar Anda tidak telat makan sahur.

Ilustrasi sahur. Ada beberapa tip yang bisa dicoba agar tidak telat makan sahur. (freepik.com)

1. Hindari makan berlebihan saat berbuka puasa

Makan berlebihan saat buka puasa dapat membuat perut tidak nyaman saat tidur.

Baca: Simak Makanan Tahan Lama untuk Sahur dan Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan Nanti, Anak Kos Wajib Tahu!

Selain itu, makan berlebihan terutama ketika larut malam menyebabkan perut masih terasa kenyang saat waktu sahur tiba.

Untuk itu, mengelola pola makan Anda saat puasa Ramadhan penting.

Awali dengan berbuka puasa dengan menu takjil yang ringan tapi bisa mengembalikan energi secara perlahan-lahan.

Setelah shalat maghrib, baru nikmati setengah porsi makan malam. Setengah porsi makan malam sisannya bisa dinikmati setelah shalat tarawih.

2. Siapkan menu sahur sehat yang menggugah selera

Sebelum tidur, pastikan Anda sudah menyiapkan menu sahur untuk persiapan puasa keesokan hari.

Baca: Menjelang Ramadhan, Simak 4 Tips Makan Sahur Berikut Agar Tubuh Tetap Bugar Selama Berpuasa

Ilustrasi menu sahur (Tribun Palu)

Pilih menu sehat dan dapat menggugah selera Anda untuk makan di awal hari.

Dengan membuat pancingan seperti itu, praktis Anda lebih termotivasi untuk bangun santap sahur.

3. Tidur lebih awal

Selama berpuasa, sejumlah orang mengubah aktivitasnya lebih aktif setelah berbuka puasa atau di malam hari.

Kondisi ini membuat orang cenderung melek sampai larut malam dan rentan sahur kesiangan atau telat sahur.

Untuk itu, coba ubah kebiasaan dengan tidur malam lebih cepat agar tubuh lebih siap untuk bangun santap sahur.

Tidur di atas jam 12 malam, lalu bangun pukul 3 pagi, dan tidur kembali pukul 5 pagi dapat membuat tubuh kelelahan.

Coba ganti jam tidur lebih awal. Siapkan tubuh untuk beristirahat pada pukul 10 malam, lalu bangun pukul 3 pagi.

Baca: Menjelang Ramadan, Simak Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur dan Berbuka Puasa

Dengan waktu tidur atau istirahat malam lebih panjang, tubuh terasa lebih bugar saat bangun untuk santap sahur.

4. Jauhkan alarm dari tempat tidur

Kebanyakan orang meletakkan alarm untuk pengingat bangun tidur di tempat yang dekat dengan ranjang. Cara tersebut keliru.

Dengan meletakkan alarm di tempat yang mudah diakses, Anda cenderung mudah menekan tombol "tunda" atau menghentikan alarm berbunyi.

Untuk itu, letakkan alarm agak jauh dari tempat tidur tapi suaranya masih cukup nyaring untuk membangunkan Anda.

Dengan cara ini, Anda dipaksa untuk beranjak dari tempat tidur, sehingga lebih mudah terjaga.

Namun ingat, setelah mematikan alarm jangan tunda pergi ke kamar mandi untuk cuci muka dan bersiap santap sahur.

Ilustrasi alarm (Thesleepjudge.com)

5. Olahraga teratur

Berolahraga teratur tidak hanya membuat tubuh sehat dan lebih bugar.

Berolahraga juga bisa memperbaiki kualitas tidur. Dengan berolahraga, Anda bisa tidur lebih cepat dan lebih lelap.

Baca: Jelang Ramadan, Simak 8 Tip Menu Sahur yang Membuat Tubuh Tetap Bugar selama Berpuasa

Kendati puasa kerap bikin badan lemas atau tak bertenaga, baiknya Anda tetap menjalankan olahraga rutin.

Demi menjaga kebugaran tubuh, lakukan berbagai olahraga ringan rutin sebelum atau sesudah berbuka puasa.

Makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur dan berbuka

Selain itu, ada sejumlah makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur dan berbuka

Dokter Ayu Kusuma Dewi, M.Si, Sp.GK, dokter spesialis gizi Klinis RS Indriati Solo Baru, menjelaskan tentang jenis makanan yang sebaiknya dihindari.

Menu makanan yang sebaiknya dihindari adalah 

- makanan dan minuman terlalu manis,

- makanan terlalu asin,

- makanan terlalu pedas,

- makanan yang mengandung terlalu banyak minyak,

- minuman berkafein, dan

- minuman berkarbonasi atau bersoda.

Dokter Ayu menjelaskan menu buka puasa dan sahur yang terlalu manis, asin, pedas, atau terlalu banyak minyak dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, sepert lebih mudah haus, perut kembung, memicu peningkatan asam lambung, dan risiko radang tenggorokan.

Minuman berkafein dan berkarbonasi, seperti kopi, teh, dan soda sebaiknya dihindari karena dapat juga memicu peningkatan asam lambung dan bersifat diuretik.

Tubuh cenderung akan mengeluarkan air seni yang lebih banyak ketika mengonsumsi minuman yang bersifat diuretik.

Jika terjadi hal demikian, seseorang dapat lebih berisiko mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan pada saat puasa.

“Dehidrasi dapat menyebabkan kita menjadi mudah lelah, lemas, dan berkurang konsentrasinya dalam bekerja atau bersekolah,” kata dia.

Untuk menambah jumlah cairan saat puasa, dr. Ayu menyarankan minum susu terutama pada saat sahur. Selain menambahkan jumlah cairan, minum susu dapat juga dijadikan cara untuk menambah pasokan kalori dan protein bagi tubuh.

“Kita tetap dianjurkan minum sebanyak 8-10 gelas selama berpuasa yang dapat terbagi pada jam sahur dan jam setelah buka puasa,” kata dia.

Apabila tidak terbiasa minum banyak, jumlah cairan dapat dipenuhi dengan memperbanyak menu masakan berkuah dan buah berair.

(Tribunnewswiki/Tyo/Kompas/Mahardini Nur Afifah/Irawan Sapto Adhi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tips Agar Tak Telat Sahur saat Puasa Ramadhan" dan  "Ragam Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Buka Puasa dan Sahur"



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer