UPDATE Warga Tuban Mendadak Jadi Miliader, Kampung Dijaga TNI-Polri, Bos Pertamina Merasa Bersalah

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Direktur PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, Kadek Ambara Jaya usai melakukan kegiatan reboisasi penghijauan pantai di Tuban. Ia mengaku sedih dan prihatin akan kondisi warga Tuban yang menjadi miliarder.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur yang mendadak jadi miliader terus menjadi sorotan.

Kini Presiden Direktur PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, Kadek Ambara Jaya, ikut angkat bicara.

Kadek merasa sedih dan prihatin dengan kondisi yang terjadi.

Jika warga justru jatuh miskin karena salah mengelola uang, dirinya merasa ikut bersalah.

"Kalau ini (terancam miskin) terjadi, saya yang salah karena tidak mengawal dan mendampingi mereka," ujar dia, dikutip Kompas.com, Sabtu (20/2/2021).

Kadek pun akan segera mengganding tim khusus untuk membina warga.

"Kita akan gandeng tim riset dari Lembaga Antropologi Untuk Riset dan Analisa dalam rangka membangun cetak biru CSR (corporate social responsibility) perusahaan berbasis kearifan lokal," ungkap dia.

Heboh warga sedesa di Tuban borong mobil berbarengan usai tanahnya dibeli Pertamina. (TikTok/@rizkii.02) (TIKTOK//@rizkii.02)


Baca: Perekam Video Viral Tuban Ternyata Tak Ikutan Beli Mobil, Pilih Uang Rp9 M Miliknya untuk Hal Lain

Perusahaan tersebut nantinya akan memberikan keterampilan pada warga.

Sementara para penggarap lahan akan diajak bergabung dalam proyek padat karya.

"Kalau punya lahan kan punya duit banyak nih, namun penggarapnya kan kasihan," jelas dia.

Dijaga Aparat Keamanan

Aparat TNI-Polri ikut mengamankan wilayah itu sejak warga menerima uang miliaran rupiah.

Hal itu dilakukan demi mengantisipasi tindakan yang tidak diinginkan.

"Mungkin aja kan mereka yang membeli mobil itu enggak punya garasi. Mereka kita kasih imbauan agar memastikan keamanan dirinya dan hartanya," kata Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono.
Babinsa Desa Sumurgeneng Serka Heri Purnomo memastikan, dirinya dan sejumlah personel berpatroli hampir setiap hari.

"Sejak ada pembebasan lahan pembangunan kilang minyak, saya hampir setiap hari standby di desa," tutur dia.

Sedikit yang Digunakan untuk Usaha

Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto mengatakan, hingga Selasa (16/2/2021) ada 176 mobil baru yang dibeli warganya.

Ia mengatakan sebagian besar warga memakai uang tersebut untuk membeli mobil.

Namun ada juga yang digunakan untuk membeli tanah di daerah lain dan digunakan untuk membangun rumah.

Namun yang membuat Gihanto khawatir, hanya beberapa orang yang mengunakan uang mereka untuk modal usaha.

Halaman
123


Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer