Video itu menampilkan laki-laki turun dari dalam sebuah mobil pribadi warna merah.
Pelaku ini sempat menunjuk Mas Nasib diikuti dengan dua kali tendangan di bagian kaki.
Sampai akhirnya malah menendang dengan memutar badan ke bagian dada Mas Nasib.
Tak ayal, tubuh Pak Nasib langsung terpental ke belakang, tanpa perlawanan sama sekali.
Baca: Viral Kampus Gelar Wisuda Online di Puncak Gunung, STIKBA Jambi Dapat Rekor Muri
Baca: Nenek-nenek di Jambi Ngamuk Rumahnya Kena Gas Air Mata: Aku Tuntut Kalian, Polisi!
Pedagang bakso ini ternyata merupakan seorang perantau asal Bandung yang rela mengadu nasib ke Jambi dengan berdagang bakso keliling.
Menurut keterangan Pak Nasib, kekerasan yang dialaminya tersebut berawal saat laki-laki tersebut membeli baksonya sebanyak 4 porsi.
Bakso ini akan dimakan di dalam mobil pelaku.
Kemudian, Mas Nasib punya inisiatif untuk menggabungkan empat porsi baksonya ke dalam dua mangkuk bakso.
Yaitu dengan takaran porsi yang sama, empat porsi.
Pak Nasib, saat ditemui di sekitaran, Jalan Multatuli, Mayang Mangurai, Kotabaru, Rabu (2/12/2020) sore menjelaskan kronologi kejadiannya.
"Dia pesannya 4 porsi mas, jadi ya saya buat di dua mangkuk tetapi porsinya tetap 4, dan harga satu mangkuknya itu Rp10 ribu" kata Pak Nasib.
Pelaku hanya membayar Mas Nasip sebesar Rp20 ribu, yang seharusnya Rp 40 ribu setelah mencicipi bakso tersebut.
"Saya minta kurangnya, dia langsung marah tidak jelas, ngancam bilang jangan macam-macam sama saya, dan dia langsung tendang dada saya," ujar pak Nasib.
Pak Nasib hanya bisa pasrah tidak melakukan perlawanan.
Pedagang bakso keliling ini ngaku pasrah, dan tidak ingin memperpanjang maslah tersebut.
Hal ini dikarenakan statusnya sebagai pendatang dan baru tiga bulan berada di Kota Jambi.
Artikel ini telah tayang di Tibun Jambi dengan judul Inilah Identitas Tukang Bakso yang Ditendang Pria tak Dikenal di Mayang, Trauma Tak Berani Mangkal