Kasihan Anak Terlalu Lama di Rumah, Kemendikbud Dukung Sekolah Tatap Muka Segera Dibuka

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Simulasi pembelajaran tatap muka di SMP 17 Agustus 1945, Selasa (4/8/2020). Simulasi proses pembelajaran tatap muka yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Surabaya dilakukan seminggu setelah pertemuan kepala SMP negeri dan Swasta bersama Wali Kota Surabaya. Sebanyak 10 sekolah swasta dari 21 sekolah pilot project pembelajaran tatap muka ditunjuk mewakili wilayahnya.

"Kalau menurut saya, sekolah juga sudah bisa dilakukan. Daripada kondisi daring bikin anak-anak malas dan tidak bergerak," kata Pepen saat dikonfirmasi, Senin (9/11/2020).

Dinas Pendidikan Kota Bekasi terlebih dahulu mengirim surat kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait rencana simulasi KBM tatap muka itu.

Baca: Ketua Komisi X DPR RI Sebut Sekolah Tatap Muka Dibuka Pertengahan Tahun 2021

Baca: PENTING! Sekolah Tatap Muka Diizinkan di Zona Kuning Covid-19, Simak Daftar 163 Kota/Kabupatennya

Nantinya, pemerintah pusat akan memberikan balasan berupa rekomendasi diperbolehkan atau tidaknya kegiatan simulasi belajar tatap muka.

Simulasi belajar tatap muka di Bekasi sebelumnya pernah digelar di enam sekolah pada awal Agustus 2020.

Enam sekolah itu, yakni SMPN 2 Kota Bekasi, SMP Victory, SMP Nassa, SDN Pekayonjaya VI, SD Negeri Jaticempaka VI, dan SD Al Azhar VI.

Walaupun dikritik sejumlah pihak, simulasi KBM tatap muka tetap berjalan selama tiga hari hingga akhirnya dihentikan atas masukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Walda Marison)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dorong KBM Tatap Muka, Kemendikbud: Kasihan Anak Terlalu Lama di Rumah"



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer