Datangi Markas FPI di Bogor, Habib Rizieq Disambut Ribuan Simpatisan, Arus Jalan Raya Puncak Macet

Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Datangi Markas FPI di Bogor, Habib Rizieq Disambut Ribuan Simpatisan, Arus Jalan Raya Puncak Macet

"Kalau tidak mau revolusi berdarah, revolusi sosial di masyarakat ya, perbaiki. Ulama selalu memberikan kesempatan, ayo sama-sama diperbaiki," tegasnya.

Sebelumnya politikus PDIP Henry Yosidiningrat menyampaikan akan bertemu dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana pada Rabu (11/11/2020) kemarin.

Baca: Istri Tak Sengaja Tahu Suaminya Selingkuh saat Nonton Tayangan Reality Show Polisi

Baca: Lowongan Kerja PT Yamaha Indonesia Untuk Lulusan S1, Lengkap dengan Syarat dan Link Daftarnya

Politikus PDIP Henry Yosidiningrat. (Tribunnews/Igman Ibrahim)

Kedatangannya bertujuan untuk memberikan surat permintaan agar laporan terkait dugaan pencemaran na,ma baik Imam Besar FPI tersebut kepada dirinya bisa dilanjutkan.

"Iya betul siang ini akan datang ke Polda Metro Jaya," kata Henry dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (11/11/2020).

Kasus yang dimaksudkan adalah laporan polisi yang didaftarkan ke Polda Metro Jaya pada 31 Januari 2017 lalu.

Laporan itu diterima dan teregister dengan nomor LP/529/l/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tentang pencemaran nama baik.

Dalam pelaporannya itu, ia melaporkan akun Facebook dan Instagram yang bernama Rizieq Shihab yang telah mencemarkan nama baiknya.

Baca: Anggota TNI yang Viral Karena Teriak Kami Bersamamu Habib Kini Ditahan Pomau

Baca: Viral Diduga Buaya Jadi-jadian Ditangkap Warga, Kini Dipelihara dan Diperlakukan Layaknya Manusia

Akun itu mengunggah tudingan bawah dirinya merupakan politikus berhaluan komunis.

Henry menyampaikan saat ini Habib Rizieq telah pulang ke Indonesia setelah sempat tinggal di Arab Saudi selama 3,5 tahun. Atas dasar itu, pemeriksaan bisa kembali dilakukan oleh polisi.

"Fitnah itu ada foto saya dan ditulis bahwa saya Henry Yosodiningrat adalah politisi berhaluan komunis kemudian memusuhi umat Islam," tandasnya.

Pengacara Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro di Bareskrim Polri, Jumat (4/5/2018). (Vincentius Jyestha)

Sementara itu, Ketua Badan Hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro menyebut jika Henry hanya sedang mencari panggung di tengah kehadiran Habib Rizieq ke Indonesia.

"Dasar laporannya apa? Kalau saya tidak salah ya soal status Facebook Habib Rizieq. Setahu saya, beliau tidak punya Facebook," kata Sugito saat dihubungi, Kamis (12/11/2020).

Jika memang dasar hukumnya kuat, Sugito memaklumi apa yang dilakukan Henry.

Namun, karena kejanggalan tadi, tampaknya Henry seperti sedang cari panggung.

"Dengan ini, saya yakin polisi akan bekerja secara objektif mengenai pelaporan tersebut," katanya.

Baca: Hari Kesehatan Nasional

Baca: Joe Biden Tunjuk Ron Klain sebagai Kepala Staf, Disiapkan untuk Atasi Covid-19

Dirinya memahami ada sejumlah perkara di mana Habib Rizieq sebagai terlapor dan saksi.

Kemudian, karena kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia, muncul narasi agar kasus-kasus ini bakal dibuka kembali.

"Saya kira ini menjadi tidak kondusif, karena banyak hal yang akan ditanyakan FPI dan ormas islam. Bagaimana soal laporan FPI dan ormas islam terhadap Denny Siregar dan Ade Armando?" kata Sugito.

"Jadi diskriminasi hukum jangan sampai terjadi agar tak memunculkan persepsi tidak baik penyidik di kepolisian. Sekarang kan lagi pandemi juga, jadi saling menghargai dan menghormatilah," pungkasnya.

(Tribunnewswiki.com/Tribunnews.com)

Halaman
1234


Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer