Saat itulah, kericuhan dimulai.
Pria yang menggendong tas diduga terkena pentungan aparat kepolisian berseragam lengkap.
Tak terima karena telah dipukul, pria bertas ransel pun langsung melakukan perlawanan.
Namun sang polisi tetap memukul pria tersebut.
Saat itu, beberapa orang pun berusaha melerai.
Baca: Riset Cambridge University: Generasi Milenial Kurang Puas Terhadap Jalannya Sistem Demokrasi
Baca: Demo Anti-Pemerintah Tak Kunjung Reda Meski Telah 6 Tahun Berlalu, Ini Tuntutan Rakyat Thailand
Termasuk seorang pria dengan masker dan sweater mencoba membawa Polisi berseragam menjauh namun masih di tengah keramaian.
Terdengar teriakan beberapa orang yang menyatakan bahwa yang dipukul adalah seorang perwira.
"Perwiraku itu," teriak seseorang dalam video itu.
Setelah itu, pria dengan masker tampak menghentakkan lututnya ke Polisi berseragam lengkap, hingga membuat polisi itu tumbang.
"Tadi sudah dibilang, perwira dia itu. Masih dipukul-pukul," kata pria itu setelah dilerai.
Sejumlah pria yang ada di lokasi kemudian berusaha melerai dan menjauhkan mereka yang bertikai.
Sejauh ini belum ada konfirmasi dari aparat kepolisian mengenai kejadian tersebut.
Namun melansir akun Twitter @Lini_ZQ, peristiwa itu terjadi di Jambi, Selasa 20 Oktober 2020.
"Seorang perwira nyamar jdi massa aksi pakai almet, dianggap provokatif oleh polisi berseragam Ditangkap & Dipiting," tulis akun @Lini_ZQ
"Teman sesama non seragam belain sampai pukul2an sama yg berseragam dan teriak ‘itu perwiraku woy’,"lanjutnya dalam postingan.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap