Ibunya yang bernama Ratna mengatakan, setelah sarapan pagi, putranya masuk ke dalam kamarnya.
Baca: Saking Asyiknya Main Game PUBG, Pria 20 Tahun Ini Minum Air Deterjen dan Akhirnya Meninggal Dunia
"Saat saya memanggilnya untuk makan siang, kamarnya dikunci dari dalam. Setelah itu digedor berkali-kali, dan dia tidak membuka pintu.
Kemudian saya memanggil tetangga. Mereka masuk ke kamar dan menemukan anak saya tergantung atas pelafon," katanya.
Polisi mengatakan pihaknya telah mendaftarkan kasus kematian yang tidak wajar.
Ratna mengaku anaknya ternyata frustasi karena tidak bisa bermain PUBG.
“Dia akan memainkannya pada malam hari. Saya pikir dia meninggal karena bunuh diri karena tidak bisa bermain PUBG,” katanya.
Baca: Video Bocah 9 Tahun Setir Mobil Viral di Facebook, Polisi Buru Orangtua
Polisi mengatakan bahwa setelah berbicara dengan anggota keluarga, mereka yakin Pritam bunuh diri karena tidak dapat memainkan game seluler, yang diblokir oleh pemerintah India pada hari Rabu (2/9/2020).
India kembali memblokir 118 aplikasi buatan China termasuk PUBG Mobile, Tantan, dan Alipay untuk ketiga kalinya.
Pemblokiran dilakukan di tengah ketegangan hubungan kedua negara akibat konflik di wilayah Ladakh, perbatasan China dan India.
Pemerintah India beralasan ratusan aplikasi buatan China itu dinilai merugikan kedaulatan dan integritas, pertahanan, keamanan, dan ketertiban umum di India.
Menteri Elektronik dan Teknologi Informatika (TI) India, mengatakan bahwa Pusat Koordinasi Kejahatan Siber India dan Kementerian Dalam Negeri telah mengirim rekomendasi untuk memblokir sejumlah aplikasi yang dianggap berbahaya.
Baca: PlayerUnknowns Battlegrounds (PUBG)
Namun, game ini masih tersedia untuk diunduh di kedua platform, Play Store and Apple App Store.
Pengguna yang sudah memiliki game di ponselnya mungkin dapat memainkannya, tetapi mereka tidak dapat memperbarui ke versi game yang lebih baru.
Jika pengguna masih ingin memainkan game dengan semua pembaruan terkini, inilah jawabannya.
Untuk Memainkan PUBG Mobile, pengguna perlu menggunakan VPN, yang memungkinkan Anda mengenkripsi lalu lintas web Anda dengan merutekannya melalui server negara lain di dunia.
VPN memungkinkan penggunanya untuk melewati pemblokiran internet dan mencegah orang lain memantau keberadaan online pengguna.
Baca: Khusus Gamer, Telkomsel Sediakan Paket Internet 30 GB Hanya Rp25 Ribu, Begini Cara Daftarnya
Setelah terhubung dengan VPN, alamat IP akan berubah dan pengguna dapat beralih ke server mana pun sesuai keinginan.
Namun, banyak yang menggunakan VPN tetapi belum paham, penggunaan VPN memiliki risiko yang besar.
Berikut bahaya menggunakan VPN untuk berselancar di internet yang Tribunnews rangkung dari berbagai sumber.