Isu kepergian Lionel Messi dari Barcelona yang sangat kencang pun disebut akan menimbulkan perubahan hierarki kepemimpinan dalam skuad berjuluk Los Cules tersebut.
Beberapa media melaporkan, bertahan atau tidaknya Lionel Messi tidak akan mengubah terjadinya pergeseran kapten di tim Barcelona saat ini.
Messi sendiri sudah menjadi kapten Barcelona sejak 2018.
Penyerang berusia 33 tahun ini menggantikan gelandang legendaris Barcelona kala itu, Andres Iniesta.
Iniesta yang merupakan jebolan tim muda Barcelona ini memperkuat tim senior Barca dalam periode 1 Juli 2002 hingga 1 Juli 2018.
Andres Iniesta membela Barcelona dalam 674 penampilan di semua kompetisi.
Iniesta juga sanggup menyumbangkan 57 gol dan 141 assist di berbagai ajang untuk Barcelona.
Bersama Lionel Messi, Iniesta membawa Barcelona memenangi 9 gelar Liga Spanyol.
Messi dan Iniesta juga mengantarkan Barcelona empat kali menjuarai Liga Champions.
Sebuah keputusan tepat dari Barcelona memilih Messi sebagai kapten tim selanjutnya setelah Iniesta memilih bergabung dengan tim Liga Jepang, Vissel Kobe.
Baca: Jika Pindah, Lionel Messi Dicap Sebagai Pengkhianat Paling Besar di Dunia Sepak bola, Ini alasannya
Baca: Pecah Jadi Dua Kubu, Geng Lionel Messi Tak Kompak Bersuara Terkait Masalah Sang Kapten di Barcelona
Sejak kepergian Iniesta, Lionel Messi naik kasta menjadi kapten utama dan mempunyai tiga wakil kapten, yakni Sergio Busquets, Gerard Pique, dan Sergi Roberto.
Dikutip dari pemberitaan AS, Ronald Koeman telah menentukan kapten baru bagi Barcelona apabila Lionel Messi resmi hengkang.
Kapten pilihan Koeman adalah bek tengah Barcelona, Gerard Pique.
Sialnya bagi Messi, meski Barcelona sangat terang-terangan ingin menahan agar La Pulga tak pindah, peluang dirinya untuk digeser sebagai kapten juga tetap besar.
Gerard Pique merupakan satu-satunya pemain Barcelona yang menerima tanggung jawab menghadapi media usai Barca dicukur 2-8 oleh Bayern Muenchen pada laga perempat final Liga Champions 2019-2020.
Gerard Pique juga pemain muda dari akademi Barcelona.
Pique sempat dijual dari Barcelona U-19 ke Manchester United pada 1 Juli 2004.
Namun, Pique kembali ke Barcelona pada 1 Juli 2008.
Bersama Andres Iniesta dan Lionel Messi, Pique mengangkat trofi Si Kuping Besar pada 2009, 2011, dan 2015.
Gerard Pique juga mempunyai tiga wakil kapten.