Satu contoh di China, di mana orang-orang berusia 20-24 tahun memegang porsi lajang terbanyak, sekitar 200 juta orang.
China adalah negara yang merayakan 'Hari Lajang' atau hari libur untuk berbelanja dalam rangka merayakan kebanggan diri menjadi lajang.
Hari nasional itu kini merupakan momen berbelanja terbesar di dunia, baik secara daring maupun konvensional.
Baca: Seorang Ibu Tega Pukuli Anak Gadisnya Karena Tak Kunjung Menikah Hingga Usia 30 Tahun
Baca: Jangan Sedih karena Kamu Jomblo, Berikut 6 Manfaat Jadi Lajang, dari Kesehatan hingga Finansial
Baca: Mengenal Anuptaphobia, Ketakutan untuk Hidup Sendiri atau Menjomblo
--
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)