"Kronologisnya pada saat korban mau pulang makan siang, kebetulan korban ini kantornya sama rumahnya enggak terlalu jauh. Dia biasanya siang hari pulang untuk makan siang dan jalan kaki," kata Yusri.
Lebih lanjut, Yusri mengatakan jika saat ini penyelidikan masih terus berlanjut.
Penyidikan dilakukan oleh Polres Jakarta Utara dan Resmob Polda Metro Jaya, untuk mengidentifikasi pelaku penembakan.
"Motifnya akan terungkap jika pelaku tertangkap," kata Yusri.
Keluarga koban penembakan di depan Ruko Royal Gading Square menangis histeris saat melihat korban telah terbujur kaku di ruang instalasi forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2020).
Seakan tak percaya, mereka menangis histeris usai keluar dari ruang instalasi forensik guna memastikan bahwa jenazah pria tersebut merupakan keluargnya.
Terlihat sebanyak lima orang mendatangi RS Polri Kramat Jati.
Perempuan berbaju biru gelap terlihat menangis sambil memeluk keluarganya yang lain.
Namun sayangnya, mereka belum mau berbicara kepada awak media lantaran masih dalam kondisi berduka.
Jenazah sendiri tiba di RS Polri Kramat Jati pada Kamis siang tadi.
Jasadnya dibawa ke ruang instalasi forensik guna kepentingan otopsi.
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Keluarga Menangis Histeris saat Melihat Jenazah Korban Penembakan Ruko Royal Gading Square