Sugianto (51) tewas dengan empat luka tembak di bagian punggung dan kepalanya.
Hal tersebut diketahui setelah hasil olah TKP yang dilakukan oleh polisi.
Terdapat empat selongsong peluru di dekat tubuh korban.
Warga setempat pun mengaku sempat mendengar suara letupan senjata api, namun tak mengetahui asal tembakan tersebut.
Sesaat setelah penembakan terjadi, sekuriti area ruko pun langsung bertindak.
Ketua RW 24 Pegangsaan Dua, Sukamto, saat ditemui di lokasi, mengatakan bahwa sekuriti ruko tersebut sempat berupaya mengejar pelaku.
Sekuriti area ruko itu mengejar pelaku yang berjumlah satu orang.
Baca: Ada Penembakan di Luar Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump Dilarikan dari Ruang Rapat
Baca: Diduga Dalam Pengaruh Narkoba, Anak Todongkan Pistol ke Ibu hingga Tembaki Korban saat Mencoba Kabur
Sekuriti ruko tersebut juga sempat meneriaki pelaku agar berhenti.
Namun, pelaku berhasil kabur setelah melompati pagar ruko.
Pelariannya pun mulus lantaran ada seorang pria lainnya yang telah menunggu di motor saat pelaku penembak itu berhasil melompati pagar.
"Di depan sudah ditunggu sepeda motor," ucap Sukamto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan polisi menemukan empat peluru saat olah tempat kejadian perkara (TKP) kejadian.
"Polres Jakarta Utara dan juga dibantu Resmob Polda Metro Jaya sedang olah TKP. Memang benar ada sesorang yang tertembak. Ada empat selongsong yang ditemukan," ujar Yusri.
Menurut Yusri, dari informasi yang didapat polisi di lapangan, korban tertembak pada bagian kepala belakang hingga meninggal dunia.
"(kepala) belakangnya, ini masih belum masih kita cek dulu di sana, tapi korban meninggal di tempat," ucap dia.
Dari informasi yang didapatkan, pengusaha pelayaran tersebut hendak pulang setelah makan siang.
Namun, tiba-tiba ada orang dari belakang mengacungkan senjata api.
Pelaku pun langsung menembak korban sebanyak 4 kali.
Baca: Tertembak Peluru Misterius, Mahasiswa di Tangerang Tetap Bawa Motor, Baru Sadar Saat Sampai Tujuan
Baca: Cemburu Mantan Pacar Bonceng Pria Lain, Mahasiswa Membabi Buta Tembaki Korban dengan Pistol Air Gun