Pola hidup sehat dan pola makan yang benar menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh.
Salah satu perilaku tak sehat yang bisa mengancam nyawa adalah merokok.
Peringatan merokok bisa menimbulkan berbagai macam penyakit hingga bisa mengantarkan pada kematian sudah terpampang nyata di bungkusnya.
Namun tahukah anda bukan hanya kebiasaan merokok saja yang bisa menyebabkan kematian?
Baca: Ramalan Zodiak Kesehatan Besok Senin 10 Agustus 2020, Gemini Perlu Vitamin, Virgo Makan Secukupnya
Baca: Era Kebiasaan Baru, 40 Destinasi Wisata di Yogyakarta Mulai Dibuka dengan Protokol Kesehatan
Dikutip Tribunnewswiki dari Science Alert via Kompas.com, bahkan ada kebiasaan sepele yang bisa meningkatkan risiki kematian.
Berikut telah dirangkum Tribunnewswiki tentang 4 kebiasaan sepele yang bisa berisiko kematian:
1. Duduk
Aktivitas sepele duduk mungkin adalah hal sepele yang mungkin tak terpikirkan bisa meningkatkan kematian.
Perlu diketahui, duduk di sini adalah kebiasaan duduk seharian.
Yaitu orang yang kebiasaan duduk seharian dan mempunyai gaya hidup kurang gerak.
Berdasarkan pada penelitian tahun 2015, ternyata aktivitas duduk bisa meningkatkan risiko beberapa penyakit kanker.
Para peneliti telah melakukan ameta-analisis data dari empat juta manusia.
Data yang diambil dari seberapa sering peserta duduk untuk menonton TV, bekerja, dan pulang-pergi.
Penlitian ini memunjukkan hasil mencengangkan, setiap dua jam peningkatan waktu duduk ini berisiko meningkatkan orang untuk terkena kanker usus besar, endometrium, dan paru-paru.
Hal ini terlepas dari apakah mereka masih berolahraga di siang hari.
Baca: TNI Ikut Tertibkan Protokol Kesehatan, KSAD Andika Perkasa Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19
2. Pola makan buruk
Pola makan dan jenis makanan yang buruk sudah menjadi rahasia umum yang sealu dikatikan dengan peningkatan risiko kematian.
Para peneliti mempelajari risiko kematian dari pola makan yang buruk di tahun 2016.
Dalam penelitian tersebut, para peneliti ini mengambil kesimpulan, tingkat kematian akibat pola makan yang buruk melebihi tingkat kematian akibat alkohol, obat-obatan, hubungan seks tanpa kondom, dan kombinasi tembakau.