Kisah Indriana, Setahun Tinggal di Kandang Ayam Pinjaman, Terbiasa Bau Kotoran dan Kebal Ejekan

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Indiriana , siswa SMK N 1 Magetan terpaksa ngasak (mencari sisa padi disawah yang habis dipanen) agar bisa membeli HP untuk belajar secara daring. Dia juga sering menerima ejekan dari teman sekolahnya di SMP karena tinggal di rumah bekas kandang ayam

Kepala Dinas Sosila Kabupaten Magetan Yayuk Sri Rahayu mengatakan, pemerintah daerah sudah berusaha membantu keluarga Surati dengan bantuan pangan dan sejumlah bantuan lain melalui Dinas KB.

“PKH dan bantuan dari Dinas KB dari bagian perlindungan anak ada. Melalui camat ini masih diupayakan bagaimana bapaknya mengupayakan kesejahteraan anaknya,” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Magetan Sujatno mendatangi tempattinggal Indriana bekas kandang ayam. Indriana tetap sekolah meski tinggal di bekas kandang ayam dan bekerja mencari sisa padi bekas panen warga untuk bisa membeli HP dan paket data agar bisa belajar secara daring

Keluarga Indriana: Masih Bersyukur Ada Warga yang Pinjamkan Kandang Ayam untuk Tinggal

Ibu Indriana Setya Rahayu (16), Surati, mengaku terpaksa tinggal di kandang ayam karena tidak memiliki uang untuk mengontrak rumah.

Bisa tinggal dikandang ayam saja menurutnya sudah beruntung karena tidak membayar sewa.

“Masih bersyukur ada warga yang baik hati meminjamkan kandang ayam untuk tinggal,” ujar nya saat ditemui di Desa Sumber Sawit, Kabupate Magetan, Jawa Timur, Jumat (7/8/2020).

Meski hidup pahit harus dihadapinya, Surati berharap kedua anaknya, termasuk Indriana tetap bersemangat menyelesaikan pendidikan sehingga kehidupan mereka lebih baik lagi.

“Yang satu akan masuk TK, yang Indriana baru masuk SMK tahun ini. Enggak tahu biaya darimana yang penting mereka bisa sekolah,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan bahwa keluarga Indriana Setya Rahayu (16), pelajar kelas 1 SMKN 1 Magetan, Jawa Timur, tinggal di kandang ayam.

Hal itu menarik perhatian Ketua DPRD Kabupaten Magetan Sujatno hingga mendatangi keluarga tersebut.

Sujatno akan menanggung biaya pendidikan Indriana dan mengangkatnya sebagai anak asuh.

Dia mengaku kagum dengan kegigihan Indriana yang tetap bersekolah meski kondisi ekonomi yang tidak mampu.

Adapun Indriana dan keluarganya sudah tinggal di kandang ayam tersebut selama satu tahun.

Indriana mengaku sudah bisa beradaptasi dengan bau bekas kotoran ayam. Dia juga mengaku sudah kebal dengan ejekan teman semasa masih sekolah di SMP.

“Sering diejek tidak punya rumah, tinggalnya di bekas kandang ayam. Sekarang sudah kebal,” kata dia.

Baca: Tak Punya Smartphone, Dimas Jadi Satu-satunya Siswa yang Belajar Tatap Muka di SMP Negeri 1 Rembang

Kepala Desa Sumber Sawit Sunyoto mengatakan, Surati bukan warga desanya.

Namun, karena kasihan warga akhirnya memberikan tempat untuk tinggal meski itu hanya bekas kandang ayam.

Warga sekitar juga sering membantu Surati dengan memberikan beras atau sayur milik mereka.

“Memang bukan warga sini, tapi orangnya baik dan warga memberikan tempat tinggal pihak desa tidak mempermasalahkan. Kasihan anak anaknya,” katanya.

Sementara Dinas Sosial Kabupaten Magetan saat ini mengupayakan mediasi antara Surati dengan mantan suaminya, Sutrisno agar bisa mengupayakan kehidupan yang layak bagi anak mereka.

Halaman
123


Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer