Pasalnya, Peraturan Pemerintah terkait pemberian gaji ke-13 untuk pegawai negeri sipil (PNS), Polri, TNI, dan pensiunan telah resmi terbit.
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2020 mengenai Pemberian Gaji, Pensiun, Tunjangan, atau Penghasilan Ketiga Belas Tahun 2020 telah diteken oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (7/8/2020).
Dalam peraturan tersebut, pemerintah telah menetapkan gaji ke-13 akan diberikan kepada PNS, TNI, Polri, termasuk yang di tempatkan di luar negeri.
Selain itu, gaji ke-13 juga akan diberikan kepada PNS, TNI, Polri yang berada di luar instansi pemerintah di dalam maupun di luar negeri yang gajinya di bayar oleh instansi induknya.
Selanjutnya, gaji ke-13 diberikan kepada penerima uang tunggu, penerima gaji terusan yang meninggal dunia, tewas, atau gugur, hingga dinyatakan hilang.
Namun, dalam hal ini gaji ke-13 tidak akan diberikan kepada pejabat, eselon I dan II, dan setingkatnya.
Kemudian, dalam Pasal 5 ayat (1) besaran gaji ke-13 akan diberikan paling banyak sebesar penghasilan PNS yang bersangkutan pada bulan Juli.
Lebih lanjut dijelaskan, untuk PNS, prajurit TNI, atau anggota Polri yang telah meninggal dunia, tewas, atau gugur, serta hilang, maka besaran gaji ke-13 yang diterima akan sebesar satu bulan gaji terusan pada bulan Juli.
Adapun anggarannya akan dibebankan pada instansi atau lembaga tempat PNS, prajurit TNI, atau anggota Polri tersebut bekerja.
Baca: Resmi 10 Agustus 2020 Gaji ke-13 PNS Pensiunan Cair, Ini Besaran yang Diterima PNS, TNI & Polri
Baca: Berikut Kepastian Tanggal Pencairan Gaji ke-13 PNS, TNI, Polri dan Pensiunan di Bulan Agustus Ini
Sementara untuk penerima pensiun, gaji ke-13 paling banyak meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan atau tunjangan tambahan penghasilan.
Untuk calon PNS (CPNS), besaran gaji ke-13 paling banyak meliputi 80 persen dari gaji pokok PNS, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum. Selain itu, juga dijelaskan, gaji ke-13 tahun ini tidak meliputi tunjangan kinerja ataupun insentif kinerja.
- Pendidikan SD/SMP/ sederajat
Masa kerja sampai dengan 10 tahun Rp 2,23 juta
Masa kerja sampai di atas 10 sampai 20 tahun Rp 2,56 juta
Masa kerja sampai dengan di atas 20 tahun Rp 2,97 juta
- Pendidikan SMA/D1/Sederajat
Masa kerja sampai dengan 10 tahun Rp 2,73 juta
Masa kerja sampai di atas 10 sampai 20 tahun Rp 3,15 juta
Masa kerja sampai di atas 20 tahun Rp 3,73 juta
- Pendidikan D2/D3/Sederajat