Tayangan rekaman video memperlihatkan beberapa orang melemparkan yang terlihat seperti kertas ke dalam keranjang sampah.
Tidak diketahui siapa mereka.
Orang-orang tersebut kemudian terlihat menuang air ke dalam keranjang sampah itu. Layanan darurat kemudian dipanggil ke gedung konsulat pada Selasa (21/7/2020) malam.
Namun, kepolisian Houston mengatakan di Twitter bahwa anggota mereka "tidak diberi akses memasuki gedung" namun mereka melihat asap. Juru bicara pemerintah China, Wang Wenbin, tidak secara langsung menanggapi api di lahan konsulat.
Dia hanya mengatakan konsulat di Houston beroperasi secara normal.
Artikel ini sebagian sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Retas kontraktor pertahanan dan peneliti corona, AS dakwa dua warga China.