Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi, Penyidik HAM PBB: Pangeran Mohammed bin Salman Tersangka Utama

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Unjuk rasa menuntut pengungkapan kasus pembunuhan Jamal Khashoggi di Turki, beberapa waktu lalu.

"Tidak"

"Terlalu berat"

"Itu bukan masalah"

"Tubuh itu berat"

"Pertama kali saya memotong di tanah"

"Jika kita mengambil kantong plastik dan memotongnya, itu akan selesai"

"Kita akan membungkusnya masing-masing," jawab Dr. Salah Mohammed Tubaigy, kepala Dewan Ilmiah Forensik Saudi.

Kemudian, ada pula rekaman audio yang menunjukkan seorang pria yang berteriak kepada Jamal di dalam konsulat.

"Kami akan membawa Anda kembali"

"Ada perintah dari Interpol," kata pria itu.

"Tidak ada dakwaan yang disangkakan kepada saya," jawab Jamal.

Jalam sempat memperingatkan ada orang yang menunggunya di luar, kemungkinan merujuk pada Hatiz Cengiz, tunangan Khashoggi yang mengantarnya namun menunggu di luar kompleks konsulat.

Baca: Diserang, Koalisi Arab Saudi Jatuhkan Rudal Balistik yang Diarahkan ke Ibu Kota Riyadh

Baca: Arab Saudi Kembali Gelar Ibadah Haji, Hanya untuk Orang yang Tinggal di Negaranya

Baca: Taati Aturan, Tak Ada Masjid di Arab Saudi Gelar Salat Id kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Para lelaki menginstruksikan Jamal untuk menulis pesan teks kepada putranya, dan berdebat tentang apa yang harus dia katakan sebelum sebuah suara berkata, "singkat saja."

Jamal kemudian bertanya kepada para pria,

"Ada handuk di sini"

"Apakah Anda akan membius saya?"

"Kami akan membius Anda," jawab seorang pria Saudi yang tidak dikenal.

Lantas, ada suara gerakan dan terengah-engah dapat didengar di sisa rekaman."

Setelah itu, seorang pria bertanya apakah Jamal pingsan.

"Dia mengangkat kepalanya."

Halaman
1234


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer