Martin seolah-olah merasakan Sumba kembali menarik dirinya, mulai dari orang-orang yang ia temui, persoalan tanah di pinggir pantai yang justru ditinggali oleh orang asing, dan seorang perempuan bernama Ana yang menarik perhatian dan perasaannya yang kemudian memunculkan seksualitasnya dan membuatnya ingin tinggal lebih lama .
Rasa itu semakin kuat dirasaka Martin dan membawanya dalam sebuah kesadaran bahwa ia adalah orang Sumba dan apa yang ia dapat berikan dan lakukan untuk tanah kelahirannya tersebut.
Sementara, Ana (Ully Triani) adalah seorang perempuan yang tinggal di Sumba dan mengalami konsekuensi-konsekuensi dari apa yang terjadi di kampungnya.
Suami Ana adalah seorang buruh migran karena merasa di Sumba tidak dapat memberikan kehidupan maka ia terpaksa mencari pekerjaan di luar Sumba.
Melalui cerita Ana, kita mengetahui bahwa di Sumba banyak sekali peristiwa-peristiwa yang menimpa buruh migran.
Ana kehilangan suaminya sudah cukup lama karena tidak pernah pulang ke rumah.
Ana sebenarnya masih merindukan sang suami, namun ia lebih menginginkan kejelasan tentang keberadaan suaminya.