Saat didatangi, mereka sedang menyiapkan tiga lubang makam cadangan.
Di dalam satu lubang, ada dua petugas bertugas.
Satu orang bertugas menggemburkan tanah dengan garpu injak, lainnya mencangkul tanah dan dikumpulkan di atas kedua sisi makam.
Bila tidak memakai garpu injak, tugas penggali akan jauh lebih berat lantaran tenaganya terkuras dengan hanya mengandalkan pacul.
Petugas lainnya hilir mudik mengambil air untuk disiramkan agar memudahkan tanah galian menempel di atas kedua sisi makam.
Hari raya Lebaran sama saja seperti kegiatan sehari-hari dalam dua bulan belakangan ini.
Mereka setiap hari bergumul dengan tanah dan pacul
Salah satu petugas, Sandan bin Andi (46) tampak melepas lelah sejenak usai menggali kubur.
Di hari raya lebaran ini, dia masih bergelut dengan virus yang menjadi momok bagi warga dunia.
Hari raya Lebaran saat ini dirasa sangat berbeda dengan sebelumnya.
Sandan sebenarnya sedih tak bisa berkumpul dengan saudaranya, paling tidak istri dan anaknya di rumah karena musibah ini.
Namun, dia sudah ikhlas dan berdamai dengan pekerjaannya pekerjaannya sebagai tukang gali kubur yang menuntutnya harus siap mengikuti perintah atasan.
Baca: Sambut New Normal, Facebook dan 5 Perusahaan Ini Akan Berlakukan WFH Untuk Karyawan Selamanya
Baca: Meninggal Dunia di RS Kasih Ibu Solo, Penyanyi Campursari Didi Kempot Akan Dimakamkan di Ngawi
Baca: Ilmuwan Teliti Sel Kekebalan Tubuh yang Berikan Harapan dalam Melawan Covid-19
"Ya perasaan sedih, kita lebaran pertama enggak kumpul sama keluarga. Enggak sempat nikmatin opor sama ketupat."
"Karena tugas, kita utamakan. Karena ini mulia. Kepedulian kita sama manusia. Mereka sedang berduka kita yang sehat menolongnya apapun resikonya kita hadapi karena tugas," ungkapnya kepada TribunJakarta.com pada Minggu (24/5/2020).
Istri dan anaknya sebenarnya juga turut sedih dengan Sandan yang harus bekerja di hari raya.
Sandan pun hanya bertemu istri tadi pagi untuk pamit pergi bekerja.
Namun, mereka akhirnya paham dengan pekerjaannya.
Lebaran kali ini Sandan dan keluarga berniat tak berkeliling ke tempat saudara. Mereka melakukan video-call untuk menerapkan jaga jarak.
Stand by di Hari Raya Lebaran
Sejak pukul 06.19 WIB, Sandan sudah berada di TPU Pondok Ranggon.