Pesan Keras Petugas Makam Covid-19: 'Kami Siapkan Tempat Kosong bagi Mereka yang Abaikan PSBB'

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (24/5/2020). Dalam data yang dihimpun hingga Minggu (24/5/2020) pukul 12.00, korban meninggal akibat pandemi Covid-19 di Indonesia mencapai 1372 orang.

Di hari raya Lebaran ini, jangankan makan opor buatan istri atau berkumpul dengan anak, sejak pagi Sanan sudah pamit pergi.

Pemakaman bayi berusia 10 hari berstatus PDP di Bantul, Yogyakarta (Dokumentasi Wisnu)

Sanan menceritakan kembali perpisahannya tadi bersama istri.

Dia berbicara seraya dengan nada bergetar mengingat ucapan istrinya tentang pekerjaannya sehari-hari.

Sebelum pamit bekerja, Sanan minta izin istri menggali kubur.

"Saya kesini izin sama istri dulu."

"Tolong minta doanya biar saya kerja enggak ada masalah pulang selamat dan sehat. Istri memberikan semangat kepada saya."

"Kata istri jalanin aja ini tugas negara, kemanusiaan. Itu aja. Sedih deh. Enggak bisa kumpul sama keluarga," katanya dengan nada bergetar.

Jenazah yang terus berdatangan

Kedua tangan para petugas dinas pemakaman sibuk menggali tanah untuk membuat lubang cadangan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Di siang yang cukup menyengat kulit itu, peluh mereka bercucuran di wajah.

Mereka yang menggali tanah memakai topi sebagai pelindung kepala.

Petugas lainnya yang sedang tidak mendapat giliran kerja, melepas lelah di bawah pohon rindang.

Meski hari ini hari raya Lebaran, mereka tetap menjalankan tugas demi menguburkan peti jenazah sesuai dengan prosedur tetap (protap) Covid-19 yang masih berdatangan.

Baca: Aturan New Normal di Tempat Kerja, Menkes Terawan Minta Tiadakan Sif Malam hingga Pagi Hari

Baca: Tak Sabar Tunggu Hasil Swab, Keluarga Asal Lombok Bawa Pulang Jenazah, Ternyata Positif Covid-19

Baca: Viral Video Jenazah Lambaikan Tangan saat Akan Dikubur, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Dari kejauhan sejumlah petugas yang sedang menggali lubang tiba-tiba melihat mobil ambulans datang.

"Wah, udah datang lagi. Masih ada sisa satu lubang lagi," ujar salah satu petugas.

Beruntung, tersisa satu lubang lagi untuk jenazah yang baru datang itu.

Kemarin, mereka sudah menyiapkan sekira 10 lubang sebagai cadangan bila jenazah covid-19 kembali datang saat hari raya Lebaran.

Namun, jumlah lubang yang disiapkan ternyata kurang.

Bila semua lubang penuh, jenazah yang baru datang terpaksa harus menunggu petugas selesai menggali makam.

Para petugas berlomba dengan waktu agar jenazah yang datang bisa segera dimakamkan.

Halaman
1234


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer