Keramaian pusat perbelanjaan juga terjadi di Kota Solo, Jawa Tengah.
Bahkan, seorang pengunjung mengaku tidak khawatir terkena virus corona atau Covid-19.
Di tengah pandemi Covid-19, ia tetap nekat untuk berbelanja baju lebaran.
Hal ini karena menurutnya ini sebuah kebiasaan setiap tahunnya.
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, gerai yang berada di Jalan Gatot Subroto Nomor 27-28, Kelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan, Kota Solo itu tampak ramai pada pukul 19.40 WIB, Rabu (21/5/2020).
Mal tersebut bahkan menawarkan potongan harga untuk pakaian.
Baca: Masyarakat Berkerumun di Mal dan Perbelanjaan, Pengunjung: Saya Tak Khawatir Corona
Baca: Viral Video Mall CBD Ciledug Diserbu Warga hingga Berdesakan saat PSBB, Ini Penjelasan Satpol PP
Para pengunjung yang datang cukup bervariasi, dari anak-anak, orang dewasa hingga muda mudi.
Sebagian dari mereka tampak menggunakan masker sesuai anjuran pemerintah.
Pihak pengelola Matahari Singosaren pun juga menerapkan protokol kesehatan Covid-19, mulai dari pengecekan suhu badan setiap pengunjung yang masuk hingga menyediakan hand sanitaizer.
Tangan-tangan pengunjung tampak lihai memilih pakaian yang ingin dibelinya.
Adapun pengunjung yang telah menjatuhkan pilihannya harus mengantre berjarak di depan kasir.
Seorang pengunjung, Prasetyo menuturkan, meski suasana mall terlihat cukup padat namun ia tak terlalu merisaukannya.
Asal suhu badannya tak tinggi, ia merasa sehat dan tidak berpotensi tertular atau menularkan virus Corona.
"Yang penting pakai masker, tadi saat pengecekan suhu juga normal, jadi saya tidak khawatir," kata dia.
Bahkan dia tidak risau sehingga tetap berburu baju lebaran di tengah pandemi Corona.
Ia yakin jika badannya sehat, tak akan membawa atau tertular virus bernama ilmiah SARS-CoV2 itu.
Prasetyo menuturkan ia selalu rutin berbelanja di Matahari Singosaren tatkala menjelang Lebaran.
"Tiap mau lebaran saya rutin ke sini," ujar Prasetyo.
Artikel ini sebagian telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul PSBB Dinilai Masih Longgar, Penggali Kubur Covid-19: Cuma Bisa Prihatin