Selain itu, kita juga harus menghindari cara melampiaskan emosi dengan cara yang tak sehat.
"Banyak orang melampiaskan stres dengan alkohol atau obat-obatan. Cara ini justru membuat mereka mudah merasa lelah," ucap Fristad.
Bahkan tidak sedikit orang yang juga meluapkan emosi melalui media sosial yang bisa berdampak buruk terhadap tingkat pengendalian emosi.
Kondisi tersebut juga bisa menyebabkan kita terlalu banyak berpikir hal yang tidak penting yang mengarah ke kelelahan berpikir.
Selain itu, Fristad juga menyarankan kita untuk menyediakan waktu berkualitas untuk diri sendiri atau "me time".
"Menyediakan waktu untuk diri sendiri sangat membantu meredakan stres," ucap Fristad.
Kegiatan menyendiri selama karantina di rumah saja yang positif yakni membaca buku atau berkebun.
Dengan membaca buku, pikiran-pikiran negatif yang selalu muncul akan tersamarkan dengan cerita menarik di dalam buku tersebut.
Kemudian, berkebun juga bisa menetralisir emosi yang tidak stabil yang terjadi selama berdiam diri di rumah.
Bermain dengan peliharan pun juga bisa meningkatkan kesehatan mental karena stress yang dihadapi oleh sebagian orang biasanya akan hilang.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal "Quarantine Fatigue" Penyebab Kelelahan Saat di Rumah Saja"
dan di Tribunnews.com dengan judul Kondisi Buruk karena Terlalu Lama di Rumah Saja Bisa Sebabkan Quarantine Fatigue, Apa itu?