Sebut Tak Berbahaya, Pengajar Poltekkes Ini Ungkap Hanya 3 Golongan Rentan Terpapar Virus Corona

Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasien yang berstatus PDP dari Kabupeten Luwu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sawerigading Kota Palopo, Sabtu (21/3/2020).

Kendati demikian, dia berpendapat bahwa tidak ada orang yang meninggal hanya karena Covid-19.

"Ini kesalahan lagi pemberitaan, media mendramatisir bahwa kesannya kalau kena corona orang itu satu aib, kedua kayaknya akan mati.

Padahal corona itu kalau kena ada namanya masa inkubasi yang 14 hari. Masa inkubasi itu adalah waktu terkontak pertama sampai menimbulkan gejala" katanya.

Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan. (AFP/HECTOR RETAMAL)

Seperti pada umumnya, Muslimin mengatakan bahwa di awal infeksi orang akan menunjukkan gejala.

Namun, memang ada juga yang tidak menunjukan gejala.

Pekan kedua virus dalam tubuh itu akan mati, sehingga tidak ada yang perlu ditakutkan.

Dia juga mengatakan bahwa hanya tiga golongan yang rentan terhadap penyebaran Covid-19, yaitu balita, lansia, dan orang dengan penyakit kronis.

"Kalau didramatisir iya jadi menakutkan. Yang rentan terhadap virus corona ada tiga, yang pertama usia lanjut lansia 70 (tahun) ke atas. Yang kedua, balita bayi di bawah 5 tahun, itu sama sebabnya daya tahan tubuhnya masih lemah, masih labil belum stabil." paparnya.

"Lansia gitu juga, daya tahan tubuhnya lemah. Yang ketiga, orang yang mempunyai penyakit kronis, entah itu TBC, hepatitis, liver, ginjal yang menahun. Itu yang berbahaya." tambahnya.

Baca: Bisakah Virus Corona Bertahan Hidup di Air Minum? Begini Penjelasan Ahli

Menurutnya, jika kita tidak masuk dalam tiga golongan tersebut, maka kita aman.

"Jadi kalo buat orang yang tidak mempunyai penyakit kronis, bukan lansia, bukan balita, saya rasa aman-aman saja" tegas pria lulusan dari Universitas Diponogoro itu.

Meski terbilang aman, Muslimin tetap mengimbau masyarakat umum untuk mengikuti kebijakan berada di rumah. Tapi perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

"Penyebarannya yang masif dan cepat harus diputus. Kebijakan di rumah saja, pakai masker, harus kita ikuti dan patuhi," ucapnya.

Lebih lanjut, menurut Muslimin, wabah virus corona harus dipandang dari segi kesehatan, sebaliknya tidak dipandang dengan sudut pandang politik.

Kunci penanganan masalah pandemi virus corona adalah kepatuhan masyarakat dalam menjalankan peraturan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan.

Juga jaga kesehatan diri dengan mencuci tangan, dan tingkatkan imunitas tubuh.

Satu lagi, jangan lupa pakai masker.

Berikut adalah video selengkapnya:

Baca: ILC Panas: Refly Harun Ragukan Kerja Pemerintah Atasi Covid-19, Mahfud MD Balas Sindir soal Lockdown

(GridHealth/Levi Larassaty)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid)

Artikel ini sudah pernah tayang di GridHealth.id dengan judul: Dosen Poltekkes Lulusan Universitas Diponogoro; Hanya 3 Golongan yang Rentan Virus Corona, Wabah Ini Jangan Dipandang dari Sudut Politik



Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer