Pernah Kontak dengan PDP Positif, 4 ODP di Banyumas Dijemput Paksa, Tak Patuhi Karantina Mandiri

Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bupati Banyumas, Achmad Husein melaporkan satu PDP Covid-19 meninggal dunia, Selasa (24/3/2020). Petugas keamanan saat berjaga di depan ruangan Isolasi, RSUD Margono Soekarjo, Jumat (6/3/2020).

Remaja berusia 16 tahun ini beberapa kali menjalani pengobatan di puskesmas, tapi tidak kunjung membaik.

Oleh keluarga, IA sempat dibawa berobat ke Rumah Sakit Selong, Lombok Timur (30/3/2020).

Baca: Masyarakat Diimbau Pakai Masker Kain Saat di Luar Rumah, Bisa Tangkal Virus Corona hingga 70 Persen

Namun, kondisinya tidak kunjung sehat.

IA kemudian dibawa kembali ke Sumbawa dan dirujuk ke RSMA dengan keluhan demam, batuk, gusi berdarah, dan mimisan.

Karena IA mengalami batuk dan demam, ditambah baru pulang dari daerah transmisi lokal Covid-19, pihak rumah sakit memutuskan status IA menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Selama dalam masa perawatan, petugas medis telah mengambil sampel swab dan masih menunggu hasil uji laboratorium.

Update kasus Covid-19 di Indonesia

Hari ini (5/4/2020), jumlah kasus infeksi Covid-19 di Indonesia kembali meningkat sebanyak 181 kasus.

Total kasus per hari ini pun menjadi sebanyak 2.273 kasus.

Dari jumlah tersebut, 198 orang meninggal dunia dan 164 pasien telah dinyatakan sembuh.

Pada 2 April lalu, untuk menekan penyebaran virus lebih luas, bandara internasional terbesar di Indonesia Soekarno-Hatta melarang kedatangan pendatang asing.

Selain itu, transit juga tidak diperbolehkan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga telah mengumumkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar sebagai respons dari status darurat nasional yang telah ditetapkan. 

Baca: Sebuah Penelitian Mengungkapkan Virus Corona dapat Menempel di Masker Wajah hingga Satu Minggu

Baca: Para Pakar Ungkap Masa Puncak Virus Corona, Prediksi pada Waktu-waktu Ini Bakal Terjadi Sesuatu

(TribunnewsWiki.com/cva/Niken Aninsi)



Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer