Sekitar 25.150 orang kini dinyatakan positif terinfeksi virus corona di Inggris. Dalam daftar orang yang terinfeksi tersebut adalah Perdana Menteri Boris Johnson,
Data yang diterbitkan oleh Kantor Statistik Nasional (ONS) untuk Inggris dan Wales pada Selasa kemarin menunjukkan bahwa angka infeksi tersebut sebenarnya bisa 24 persen lebih tinggi dari yang terdata sekarang ini.
Peningkatan kasus infeksi tidak hanya terjadi di Inggris. Peningkatan kasus dan juga kematian juga terjadi di sejumlah negara.
Salah satunya Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam tersebut, jumlah kematian akibat virus corona sudah menembus 3.415.
Angka kematian tersebut melampaui China atau negara sumber pertama penyebaran penyakit yang hanya mencapai 3.309 kasus.
Selain AS, masalah sama juga terjadi di Italia. Jumlah kematian akibat virus corona di negara tersebut telah menembus 12.428.
Baca: Ridwan Kamil Katakan Sebanyak 226 Jemaat GBI Bandung Positif Virus Corona
Baca: Surat Terbuka Akademisi China, Minta Amerika Serikat dan China Bersatu Hadapi Pandemi Covid-19
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Kisah Perawat Inggris Meninggal karena Corona Setelah Suami Bisikan: Jangan Khawatir Soal Anak-anak