Perawat Thomas Harvey, 57, dari Rumah Sakit Goodmayes, London, meninggal pada hari Minggu setelah tertular virus.
Dr Alfa Saadu, 68, meninggal pada hari Selasa setelah bekerja di Rumah Sakit Ratu Victoria Memorial di Welwyn Garden City, Hertfordshire.
Kepala perawat Inggris Ruth May memberikan penghormatan terakhir kepada dua perawat garis depan yang meninggal setelah dites positif coronavirus.
Saat ini dirinya memohon agar masyarakat tetap di rumah akhir pekan ini meskipun gelombang adanya gelombang panas melanda Inggris,
Ruth May mengatakan sangat penting agar masyarakat tetap isolasi diri meskipun cuaca musim semi yang hangat.
Ibu tiga anak, Aimee O'Rourke (39), meninggal pada Kamis malam di Rumah Sakit QEQM di Margate, Kent, setelah munculnya gejala virus corona dua minggu lalu.
Hanya beberapa jam kemudian, Areema Nasreen (36), meninggal tak lama setelah tengah malam dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Walsall Manor, West Midlands, tempatnya bekerja.
Ketika masih sehat, Nasreen pertama kali didiagnosis virus corona, maka saudari Kazeema memperingatkan orang Inggris bahwa bukan hanya orang tua yang berisiko' untuk coronavirus, yang telah membunuh 3.605 dan menginfeksi lebih dari 38.000 di Inggris.
Kazeema berkata: 'Saudariku yang merupakan perawat luar biasa di garis depan dan yang selalu membantu begitu banyak orang sekarang telah tertular virus ini. Dia sakit kritis di ICU, menggunakan ventilator dan berjuang untuk hidupnya.
"Aku ingin semua orang tahu betapa berbahayanya ini. Adik saya baru berusia 36 dan dia sangat sehat dan bugar."
“Orang tidak menganggap ini cukup serius. Dia masih muda jadi bukan hanya orang tua yang berisiko. '
Peringatan ini digaungkan oleh teman-teman Ms O'Rourke, yang memberikan penghormatan kepada perawat 'satu dalam sejuta'.
Inggris mencatat jumlah kematian akibat virus corona tembus 381 kasus pada Selasa (31/3). Kematian tersebut merupakan rekor.
Jumlah kasus tersebut melampaui korban harian tertinggi sebanyak 260 yang dicatat pada Sabtu (28/3) lalu.
NHS Inggris dalam pernyataan yang mereka keluarkan menyatakan kasus meninggal tersebut terjadi pada pasien berusia 19 dan 98 dan semua umur kecuali 28 tahun.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan peningkatan angka kematian akibat virus corona beberapa waktu belakangan ini harus mulai meningkatkan kesadaran bagi masyarakat.
Peningkatan kesadaran tersebut terutama berkaitan dengan penerapan protokol; menjaga jarak sosial aman demi mencegah penyebaran virus.
"Meningkatnya jumlah kematian dalam beberapa hari terakhir menunjukkan pentingnya masyarakat untuk terus berpegang pada pedoman jarak sosial yang telah ditetapkan oleh pemerintah," kata Johnson seperti dikutip dari AFP, Rabu (1/4/2020).