Budi Karya Sumadi sebelumnya mengeluhkan sesak nafas dan langsung dirujuk ke RSPAD, Jakarta.
Pemicu Budi Karya Sumadi terkena virus corona diduga karena selama beberapa kali Budi Karya mengunjungi wilayah yang rawan terkena corona.
Presiden Jokowi sudah memerintahkan dilakukan tracking di mana saja daerah yang telah dikunjungi Budi Karya Sumadi.
Kondisi Budi Karya Sumadi saat ini dinyatakan makin membaik dalam perawatan intensif.
Baca: Antisipasi Dini, Seluruh Pemain Persib Jalani Tes Virus Corona
Konferensi pers yang digelar malam ini adalah dilakukan Pemerintah atas izin keluarga.
Sebelumnya, keberadaan Budi Karya Sumadi selama sepekan terakhir tidak tampak dalam aktivitas keseharian di kementerian.
Terakhir kali, aktivitas Budi Karya yang terekspos ke publik adalah ketika dia menyaksikan langsung proses pemulangan ke-69 WNI ABK Diamond Princess di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Senin (2/3/2020) dini hari WIB lalu.
Kemudian setelah itu, Kementerian Perhubungan memberikan keterangan pers tertulis tentang kegiatan Menhub Budi Karya Sumadi.
Saat itu keterangan pers Kemenhub menyatakan, Menteri Budi Karya memanggil Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Chandra Dwiputra, Selasa (3/3/2020), terkait pengerjaan fisik proyek kereta cepat yang dikeluhkan telah memicu banjir di sejumlah titik di ruas jalan tol jakarta - Cikampek.
Staf Khusus Menteri Perhubungan, Adita Irawati yang dikonfirmasi media tentang keberadaan Menhub Budi Karya sempat menyatakan, Menhub sedang beristirahat di kediamannya karena dugaan gejala tifus setelah beberapa hari sebelumnya dia melakukan sejumlah kunjungan kerja ke beberapa wilayah.
Antara lain ke Toraja, Luwuk, Wakatobi, Makassar, Pare Pare, Kertajati dan Kabupaten Indramayu.