"Akan me-review di pekan kedua untuk mengetahui perkembangannya," katanya.
Baca: UPDATE Jumlah Pasien Positif Corona di Indonesia, 117 Kasus, Ada 21 Kasus Baru, Ini Rinciannya
Baca: Covid-19 di Bogor : Wali Kota Masuk Daftar ODP Virus Corona, Polisi Patroli Awasi Anak Sekolah
Anies mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah merujuk pada kajian yang menunjukkan bahwa anak-anak tidak banyak terjangkit COVID-19, namun mereka dinilai menjadi penghantar penularan.
"Jadi meskipun angkanya kecil tapi mereka bisa menularkan dari satu pribadi ke pribadi yang lainnya. Karena kegiatan belajar mengajar turut melibatkan orang dewasa baik mengantar maupun menjemput itu potensi peningkatan," katanya.
Selain meliburkan sekolah dan menunda UNBK, Anies juga meliburkan kegiatan kursus pendidikan formal maupun nonformal, guna menghindari penularan Virus Corona.
"Ada kursus pendidikan informal dan formal untuk menunda kegiatan belajar mengajar secara langsung.
Itu juga harus dilakukan dengan jarak jauh untuk mengurangi terjadinya penularan," pungkas Gubernur DKI Jakarta.