UEA dan Qatar memiliki salam tradisional yang sering melakukan, yakni saling menyentuhkan hidung.
Setelah virus corona mulai masuk ke Timur Tengah, pemerintah lantas menyarankan warga setempat, untuk berhenti melakukan salam tradisional itu.
UAE juga melarang aksi jabat tangan atau mencium lagi.
Dilansir oleh The Guardian, Nicky Milner, Direktur Pendidikan Kedokteran di Universitas Anglia Ruskin menagatakan rata-rata setiap orang membawa 3.200 bakteri dari 150 spesies berbeda di tangannya.
Sedangkan rata-rata orang akan berjabat tangan 15.000 kali dalam hidupnya.
“Jika Anda berjabat tangan, Anda cenderung menyatukan telapak tangan dan membungkus jari-jari Anda. Sedangkan, ketika Anda meminimalkan kontak antara kulit, Anda memiliki area permukaan kecil di mana ada mikroorganisme, jadi transfer lebih sedikit. Itu semua kemungkinan,” katanya.
Ia lalu menambahkan jika salam seperti yang dilakukan oleh masyarakat Thailand, di mana telapak tangan disatukan dalam mode seperti doa itu merupakan tindakan yang lebih sehat