Hingga Senin, (3/3/2020) Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan dua WNI yang tinggal di Depok dinyatakan positif terinfeksi SARS-CoV-2.
SARS-CoV-2 adalah nama resmi dari virus corona yang diresmikan oleh WHO beberapa waktu lalu.
Penemuan ini tentu saja membuat masyarakat menjadi panik.
Banyaknya informasi yang beredar membuat masyarakat masih cukup awam dengan virus corona.
Baca: Para Ilmuwan China Kembangkan Penelitian Vitamin C Dosis Tinggi Bantu Atasi Virus Corona
Baca: Takut Terinfeksi Virus Corona, Seorang Pria Emosi karena Penumpang Kereta Batuk Tanpa Gunakan Masker
Berikut 5 fakta tentang virus corona yang bisa menjadi rujukan kecil agar masyarakat tak salah kaprah dengan isu atau informasi yang salah:
Belakangan masyarakat Indonesia menjadi panik dan segera memborong masker sebagai langkah pencegahan virus corona.
Bahkan karena adanya peningkatan permintaan, harga masker melonjak hingga tembus ke angka 1,1 juta per boks berisi 50 buah.
Padahal hanya dengan memakai masker, seseorang tak akan segera terhindar dari virus corona.
Dikutip dari BBC.com, hal tersebut karena masker yang beredar di pasaran cukup longgar dan tidak melindungi seluruh wajah.
Selain itu, masker juga perlu sering diganti karena mudah robek dan memang tidak dipergunakan untuk jangka panjang.
Oleh karena itu, WHO mengimbau masyarakat yang ingin terhindar dari virus corona agar lebih memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
- tutup mulut dan hidung menggunakan tissue atau lengan ketika batuk atau bersin,
- tissue yang digunakan tersebut sebaiknya segera dibuang ke tempat sampah,
- setelah itu cuci tangan dengan air mengalir dan sabun cuci tangan atau hand sanitizer,
- jauhi orang yang sedang batuk atau bersin terutama jika orang tersebut tak mengenakan masker, dengan jarak radius minimal satu meter.
Beberapa waktu lalu, di Hong Kong telah ditemukan seekor anjing yang tertular virus corona dari sang pemilik.
Namun WHO menegaskan SARS-CoV-2 atau virus corona tidak bisa ditularkan oleh hewan peliharaan seperti anjing atau kucing pada manusia.
Meskipun demikian, WHO tetap mengimbau para pemilik hewan selalu mencuci tangan setiap melakukan kontak dengan hewan peliharaannya.
Sebelumnya, virus corona diduga muncul pertama kali di sebuah pasar hewan di Wuhan.
Beberapa hewan memang menjadi perantara penyakit seperti pada kasus flu burung dan ebola maupun SARS.
Namun bukan berartu semua hewan berbahaya dan menjadi perantara virus corona.