Menkes Terawan Ungkap 2 WNI Positif Virus Corona dan WN Jepang Ternyata Punya Hubungan Dekat

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto memberikan keterangan kepada wartawan menjelang kedatangan WNI dari natuna di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

“Jadi dua orang ini, rumahnya kita cek sehingga kita bawa dua-duanya,

Ibu dan anak, umur 64 tahun dan 31 tahun,” ujar Menkes Terawan.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto memberikan keterangan kepada wartawan menjelang kedatangan WNI dari natuna di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Setelah itu, ibu dan anak tersebut dibawa langsung ke ruang isolasi khusus di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Setelah dua hingga tiga hari observasi kesehatan, pihak rumah sakit mengonfirmasi kedua warga Depok tersebut positif terjangkit corona.

"Saya baru diberi hasil tadi pagi, langsung lapor Bapak Presiden untuk mengumumkan.

Ini bagus sebagai keterbukaan informasi. Tidak ada yang ditutupi dan dibikin horor," lanjut dia.

Baca: Asal Muasal 2 Warga Indonesia Positif Corona, Tertular Gara-gara Dansa, Kemudian Batuk-batuk

Relasi dua WNI dengan WN Jepang yang terinfeksi corona tersebut, menurut Terawan, adalah teman dekat.

"Orang Jepangnya datang ke rumah, lalu dua orang ini mengeluhkan batuk pilek biasa.

Jadinya agak sesak dan demam. Tapi, sekarang ini kondisinya sekarang hanya batuk pilek," ungkap Terawan.

Meski demikian, Terawan tetap meminta masyarakat tidak panik merespon WNI yang terjangkit virus corona ini.

Dia mengimbau, jika memiliki gejala flu maupun cgejala semacam corona, untuk segera memeriksakan diri di pusat kesehatan tersekat.

Coronavirus.(CNN) (CNN)

"Kalau mengalami batuk, sesak napas, dan demam, segera datang ke puskesmas dan rumah sakit terdekat.

Harus diingat, ini penyakit self limited disease, penyakit yang sembuh sendiri," ujar Terawan.

"Sama seperti virus yang lain, angka kematian di bawah 2 persen, dan tergantung imunitas tubuh. Dari awal saya bilang jaga imunitas dan higienitas,

gerakan hidup sehat digaungkan di mana-mana," lanjut dia.

(Tribunnewswiki.com/Saradita Oktaviani)

 


Penulis: saradita oktaviani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer