Dettol Antiseptik Disebut Dapat Membunuh Virus Corona, Hoax? CEK FAKTANYA DI SINI!

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sebuah gambar memperlihatkan botol antiseptik Dettol yang tertulis dapat menghilangkan virus corona

"Chloroxylenol beracun jika tertelan dan tidak boleh digunakan sebagai aerosol yang dapat dihirup orang" kata Paul memperingatkan."

"Apakah (penggunaan Dettol) menawarkan keuntungan dibandingan pembersihan standar lainnya, seperti mencuci sabun atau air saja, klaim tersebut belum benar-benar jelas" tambahnya.

Sementara itu, peneliti senior bidang kesehatan global di University of Southampton, Dr Michael Head, menjelaskan bahwa semprotan disinfektan memang berguna untuk menghilangkan bakteri.

Pernyataannya kepada Mail Online menyebutkan jika penggunaan dilakukan dengan benar maka, jenis pembersih sejenis lainnya juga dapat menghilangkan virus corona dan sejumlah virus-virus lainnya yang berada di permukaan (kulit, luka, dll).

Baca: Pasien yang Terinfeksi Virus Corona di Malaysia Bertambah Menjadi 8 Orang, Semuanya Warga China

Sebuah karya seni komputer dari coronavirus, dinamai sesuai dengan corona, atau mahkota, protein permukaan (titik-titik luar) yang digunakan untuk menembus sel inang.(ABC) (ABC)

Virus corona sendiri merupakan kategori virus yang dapat menyebabkan penyakit pernafasan.

Namun demikian, virus corona jenis baru di Wuhan, China ini berbeda dengan jenis virus corona pada umumnya.

Tulisan "dapat membunuh virus corona' dalam botol Dettol ini dimungkinkan merujuk pada virus penyebab flu biasa.

Dilansir oleh Plymouth Herald,  pimpinan divisi Virologi dari The Francis Crick Institute, Dr. Jonathan Stoye mengatakan, "Harus diperjelas bahwa virus Wuhan hanyalah satu dari banyak jenis virus corona yang diderita manusia, sementara yang lainnya (pada umumnya) dikaitkan dengan penyakit flu biasa."

Sampai berita ini diturunkan, Tribunnewswiki.com masih berusaha menghubungi pihak Dettol.

Update Korban Virus Corona

Komite Kesehatan Nasional China mengumumkan kabar terbaru korban meninggal dunia akibat kasus penyakit virus corona mencapai 213 orang.

Sementara itu, muncul sejumlah korban terinfeksi baru yang menambah angka keseluruhan menjadi 9816 kasus virus corona.

Pihak medis China menyatakan masih terus melakukan pengamatan terhadap sejumlah kasus lain yang diduga berkaitan dengan virus corona.

Peningkatan angka ini terjadi ketika China sedang berupaya untuk mengembalikan martabatnya di mata internasional untuk mengatasi masalah ini, dilansir South China Morning Post (SCMP), Jumat (31/1/2020).

--

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer