Sebabnya, beberapa ahli hukum atau pengacara olahraga memperingatkan bahwa klub Liga Inggris besar kemungkinan akan sulit mendatangkan pemain-pemain muda dari Eropa daratan.
Keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Britain exit (Brexit) pada 31 Januari 2020 akan menjadikan klub Liga Inggris tidak dapat merekrut pemain-pemain Eropa berusia di bawah 18 tahun, seperti halnya transfer Paul Pogba, Cesc Fabregas, Hector Bellerin dan banyak lainnya di masa lalu.
Hingga 31 Januari 2020 nanti, klub-klub Liga Inggris masih leluasa mendatangkan target berusia 16 dan 17 tahun dari luar Britannia Raya.
Baca: Selain Basket, Sosok Kobe Bryant Dikenal Fasih Berbahasa Italia, Suka Sepak bola dan AC Milan
Baca: Legenda Dunia Basket dan NBA, Kobe Bryant Tewas Pasca Kecelakaan Helikopter di California
Seperti apa yang dilakukan Chelsea di bursa transfer ini dengan pembelian Bryan Fiabema, pepenyerang Norwegia berusia 16 tahun dari Tromsø.
"Ada banyak kebingungan," kata Jake Cohen, seorang pengacara olahraga yang sering bekerja di beberapa klub Inggris.
"Saya menyarankan klub-klub (Liga Inggris), jika Anda mengidentifikasi pemain dan semuanya sudah siap maka rekrutlah sekarang.”
“Jangan menunggu keputusan FIFA (soal Brexit), terutama ketika belum ada panduan nyata,” timpal Cohen.
Hal senada disampaikan oleh Owen Jones, ahli hukum keimigrasian olahraga dari Sheridan law firm.
"Pemahaman saya adalah bahwa bursa transfer musim dingin ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi klub untuk merekrut pemain berusia 16 dan 17 tahun, kecuali ada perubahan dalam hal peraturan FIFA," kata Jones dikutip Tribunnewswiki.com dari The Telegraph, Selasa (28/1/2020).
FIFA dengan tegas melarang setiap pemain di bawah usia 18 tahun untuk pindah ke klub di negara lain, kecuali mereka bergerak di dalam dua negara di UE atau Wilayah Ekonomi Eropa (EEA).
Baca: Bermain Apik Pasca Cedera, Paul Pogba Justru Disemprot Legenda Manchester United
Baca: Ole Gunnar Solskjaer Tuai Rekor Terburuk Sejak 1988, Manchester United Enggan Lakukan Pemecatan
Pada 31 Januari, Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa.
Dalam kasus transfer pemain di bawah 18 tahun, Jones mengatakan masa transisi antara Uni Eropa dan Inggris hingga akhir 2020 tidak membantu banyak.
Meski para pemain sepak bola yang datang harus terdaftar di FA untuk bermain di sini (Inggris), segala hal berkaitan dengan transfer pemain tetaplah mengacu ke FIFA.
Sebagian besar klub Liga Inggris secara pribadi percaya bahwa mereka masih akan bisa merekrut pemain berusia dibawah 18 tahun asal Eropa di bursa transfer musim panas nanti.
Namun Jones dan Cohen sama-sama mengatakan bahwa hal ini tergantung pada FIFA, apakah akan mengubah pasal 19 tentang peraturan FIFA terkait perekrutan pemain dan memberikan pengecualian untuk Inggris.
Baca: Liga Italia: Setelah Kapten Manchester United, Inter Milan Kembali Borong Pemain dari Liga Inggris
Baca: Liga Inggris: Derbi London Imbang, Chelsea Gagal Menang, Manchester City Jaga Jarak dari Liverpool
"Secara fakta hukum, yang benar adalah bahwa Inggris tidak akan lagi berada di wilayah Uni Eropa atau EEA mulai 31 Januari."
"Oleh karena itu penafsiran yang benar dari pasal 19 peraturan FIFA, klub-klub dari Inggris tidak akan dapat mendatangkan pemain berusia dibawah 18 tahun asal Uni Eropa terhitung sejak pukul 11 malam tanggal 31 Januari 2020 nanti," kata Jones.
Dari pihak FIFA pun merespon apa situasi yang akan terjadi di belantara sepak bola Inggris, terutama terkait aktifitas bursa transfer para klub-klub di dalamnya.
"Sejauh berkaitan dengan Brexit, harap dipahami bahwa kami tidak berada dalam posisi untuk membuat prediksi tentang penerapan apa yang disebut EU-exception dalam pasal 19," kata juru bicara FIFA kepada Telegraph Sport.