'Mak Pamit Ya. Mungkin Aku Tidak Pulang', Pesan Terakhir Sopir Bus Sriwijaya kepada Keluarga

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

'Mak aku pamit ya. Mungkin aku tidak pulang', pesan terakhir Sopir Bus Sriwijaya kepada keluarga sebelum masuk jurang

3. Kejadian serupa pernah terjadi

Dolly mengatakan, untuk bus masuk jurang berdasarkan data mereka, juga pernah terjadi pada tahun 1993.

"Namun, untuk kejadian terbesar (kecelakaan) di Liku Lematang adalah kejadian kemarin malam ( bus Sriwijaya)," ujarnya.

Ditambahakannya, pihak memang memebrikan perhatian ekstra untuk kawasan Liku Lematang, seperti memasang rambu peringatan dan penerangan jalan.

"Ketinggian pastinya (jurang Lematang) kami belum tahu. Dari penuturan warga sekitar 100-150 meter.

Tapi di lokasi kejadian tingginya sekitar 150 meter, plus kedalaman sungai Lematang," jelasnya.

Evakuasi bus Sriwijaya yang terjatuh ke jurang ketika melintas di kecelakaan bus Sriwijaya di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Tengah , kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Rabu (25/12/2019). (HANDOUT/SAR PALEMBANG)

4. Polisi masih selidiki penyebab kecelakaan Bus Sriwijaya

Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Juni menambahkan, untuk mengungkap penyebab kecelakaan bus tersebut, pihaknya menggandeng Polda Bengkulu dalam proses itu.

"Kami juga meminta keterangan penumpang yang berhasil selamat serta melihat kondisi jalan.

Hasilnya nanti baru akan disimpulkan apa penyebabnya.

Pengusaha bus juga diimbau untuk selalu melakukan pengecekan kendaraan," imbuhnya.

Diketahui, kecelakaan bus Sriwijaya terjadi di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Tengah , kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

Tercatat 31 korban jiwa dalam kecelakaan ini.

5. KNKT investigasi penyebab kecelakaan

Untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang banyak menelan korban jiwa, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) langsung ke lokasi kejadian.

Wakil Ketua KNKT Haryo Satmiko mengatakan, saat ini mereka sedang mengumpulkan data dan fakta, baik di lokasi kejadian maupun dari pihak PO Sriwijaya Express terkait kecelakaan bus tersebut.

Proses investigasi itu akan melihat riwayat kendaraan serta pengemudi.

"Kami akan mencari data 500 meter sebelum kejadian.

Rambu lalu lintas yang ada di sana juga akan diinventarisir untuk mencari penyebabnya.

Sejauh ini kita belum menyimpulkan penyebab kecelakaan ini dikarenakan faktor apa," kata Haryo, Rabu (125/12/2019).

Halaman
1234


Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer