Shin Tae-yong Didekati Klub China, PSSI Bergegas Cari Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Shin Tae-yong.

"Ya paling ada dua atau tiga pelatih asal Indonesia yang akan gabung ke sana (bersama Shin Tae-yong)," kata Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Soemantri pada Kamis (12/12/2019).

"Siapapun pelatihnya nanti, kami akan siapkan agar mereka bisa mendapatkan transfer ilmu," tambahnya.

Luis Milla menjauh

Sedangkan terkait Luis Milla, Iwan Bule menegaskan bahwa pelatih asal Spanyol itu tidak bisa berjanji untuk mempersembahkan gelar juara kepada timnas Indonesia.

Oleh karena itu, PSSI lebih tertarik mendatangkan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Sebab, Shin Tae-yong berjanji dan siap memberikan prestasi ke tim Merah Putih kala bertemu dengan PSSI di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 19 November 2019.

10 hari kemudian giliran Luis Milla yang berhadapan dengan PSSI di Manila, Filipina.

Baca: Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022, Luis Milla Doakan yang Terbaik untuk Indonesia

Baca: Belum Umumkan Pelatih Timnas yang Baru, Inilah Alasan PSSI Tolak Utusan Luis Milla

Luis Milla, mantan pelatih timnas Indonesia. (Instagram @luismillacoach)

Mochamad Iriawan pun cukup kaget mendengar pernyataan Luis Milla yang tidak berjanji mempersembahkan gelar juara.

Padahal sebelumnya eks pemain Barcelona itu sudah membesut skuat Garuda selama dua tahun sejak 2017.

Meski tak memberikan gelar instan, timnas Indonesia dibawah asuhan Luis Milla memiliki identitas permainan jelas, gaya sepak bola proaktif (sesuai dengan cita-cita Filanesia PSSI), percaya pada proses dan mengubah mentalitas bertanding.

Sepak bola yang diterapkan Luis Milla memang tak bisa secara instan menghasilkan gelar dalam waktu dekat.

Namun, efek panjangnya akan terasa lima hingga sepuluh tahun kedepan karena Filanesia yang menjadi cetak biru untuk pembinaan kontinyu sepak bola muda Indonesia juga relevan dengan sepak bola yang dibawa Luis Milla.

Selain itu, banyak suporter yang menginginkan Luis Milla karena hal tersebut.

Meski begitu bola panas ada di tangan PSSI.

“Dari hasil kemarin, Luis Milla tidak bisa menjanjikan untuk tampil terbaik menjadi juara."

“Kalau Shin Tae-yong siap untuk memperbaiki sepak bola Indonesia dan juara,” ucap Mochamad Iriawan atau yang biasa disapa Iwan Bule itu.

Baca: Bursa Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Tak Berani Garansi Juara, Shin Tae-yong Dianggap Siap

Baca: Aktor Korea Cha In Ha Ditemukan Meninggal, Sempat Posting Foto di Instagram, Ini Pesan Terakhirnya

Luis Milla dan Shin Tae-yong, dua kandidat pelatih timnas Indonesia. (Tribunnews dan bolasport)

Iwan Bule sudah mengatakan kemungkinan besar memang Shin Tae-yong yang akan menjadi pelatih timnas Indonesia.

Keputusannya nanti setelah adanya rapat Komite Eksekutif PSSI di Jakarta dalam waktu dekat.

“Kalau sudah oke semua, baru nanti dikontrak tapi rencananya minimal satu tahun dahulu,” kata Iwan Bule.

Bila benar menjadi pelatih timnas Indonesia, tugas pertama Shin Tae-yong adalah Piala AFF 2020.

Selanjutnya, eks pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu bisa saja menjabat sebagai juru latih timnas U-20 Indonesia untuk Piala Dunia U-20 2021.

“Ya nanti bisa ke senior atau juga ke Piala Dunia U-20,” kata Iwan Bule

Bagaimana nasib Indra Sjafri?

Kontrak Indra Sjafri bersama PSSI sebagai pelatih timnas U-23 Indonesia segera berakhir seiring selesainya gelaran SEA Games 2019.

Kerja sama Indra Sjafri dengan PSSI akan selesai pada akhir Desember sesuai dengan kesepakatan awal saat penunjukkannya pada Desember tahun lalu.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule belum mau bicara terkait masa depan Indra Sjafri saat kontrak sang pelatih habis.

"Indra Sjafri bagus."

"Ya nanti akan kami bicarakan lagi, jangan sekarang," kata Mochamad Iriawan di Manila, Kamis (12/12/2019).

Baca: Gagal Bayar Nazar Medali Emas, Indra Sjafri Ziarah ke Makam Orangtua, Tulis Soal Terima Hinaan

Baca: PSSI Condong Memilih Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas, Nasib Indra Sjafri Masih Tanda Tanya

Pelatih tim nasional U-23 Indonesia, Indra Sjafri, dalam sebuah wawancara dengan Kompas.com di Jakarta, Selasa (5/3/2019). (Kompas.com)

Sebelumnya, Indra Sjafri sempat memberikan kode meminta ditunjuk menjadi pelatih timnas Indonesia senior.

Hal itu diungkapkannya saat timnas U-23 Indonesia lolos ke final SEA Games seusai kemenangan timnya melawan timnas U-23 Myanmar pada semifinal SEA Games.

"Sabar, istirahat dulu."

"Diskusi dulu, yang jelas pertandingan (timnas) senior masih ada empat," ujarnya.

"Nanti dilihat, apakah juga skuadnya akan combine dengan pemain sekarang," ucapnya.

Indra Sjafri sejauh ini telah memberikan dua gelar buat timnas U-19 Indonesia dan timnas U-23 Indonesia.

Timnas U-19 Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan kedua timnas U-22 Indonesia diantarnya juara Piala AFF U-22 2019.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Bagaskara Setyana)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer