Misalnya hal-hal apa yang membuatnya marah, senang, sedih, dan emosi lainnya.
Sedangkan orang yang lemah EQ biasanya tidak bisa memahami hal tersebut.
Akibatnya orang dengan EQ lemah menunjukkan sikap seperti orang yang tidak memiliki pendirian.
9. Tanpa ekspresi, malah tidak bisa marah
Indikasi memiliki EQ yang baik tidak hanya soal sikap yang manis dan baik, namun juga kemampuan untuk mengekspresikan diri.
Jika sedang merasa sedih, orang tersebut akan menangis.
Jika sedang merasa senang, tebarkan senyum dan tertawa.
Sedangkan orang dengan EQ lemah tidak mengetahui hal ini.
Bahkan ada orang yang tidak bisa menunjukkan kemarahan pada dirinya.
Padahal menyimpan amarah itu tidak sehat.
10. Menyalahkan orang lain akan apa yang dirasakannya
Baca: Tak Perlu Obat, Merawat Tanaman Hijau Ternyata Dapat Atasi Kesepian hingga Depresi
Baca: Kecanduan Menonton Film Porno Dapat Sebabkan Depresi, Ini Bahaya Kecanduan Film Dewasa
Emosi manusia itu timbul dari dalam diri, bukan dari luar.
Namun orang yang lemah EQ tidak memahami konsep tersebut.
Untuk hal-hal yang dirasakannya, ia malah menyalahkan orang lain.
Dirinya akan merasa bahwa orang lain harus bertanggung jawab akan apa yang dirasakannya sendiri.
Orang yang lemah EQ gampang tersinggung karena ia sendiri kurang percaya diri dan pikirannya tertutup.
Bahkan kadang, orang bercanda saja dianggap serius.
Akhirnya ia tersinggung hingga menyimpan dendam.