Atap SDN di Pasuruan Ambruk Tewaskan 2 Orang, Mendikbud Nadiem Kirim Tim Investigasi

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengaku telah mengirim tim dari Inspektorat jenderal untuk menginvestigasi penyebab ambruknya atap SDN Getong di Pasuruan, Jawa Timur.

Sekretariat Daerah (Sekda) Pemkot Pasuruan Bahrul Ulum menduga, ada kesalahan konstruksi bangunan dibalik ambruknya atap empat ruang kelas di SDN Gentong, Kota Pasuruan yang makan dua nyawa dan puluhan luka-luka.

"Secepatnya kita akan panggil Kadispendik, terkait kejadian yang menimpa anak didik SDN Gentong," tegas Bharul Sekda Kota Pasuruan melalui sambungan selulernya, Selasa (5/11/2019).

Menurut Bahrul, pemicu ambruknya atap sekolah harus dicari.

Kondisi kelas yang atapnya ambruk di SDN Gentong, Jalan KH Sepuh No 49, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Selasa (5/11/2019). (SURYA.co.id/Galih Lintartika)

Karena informasi yang dia terima masih simpang siur.

"Rehab sekolah dilakukan tahun 2012. Ada yang bilang 2016. Ini yang tidak jelas," kata dia.

Bahrul menduga, penyebab robohnya atap empat ruang kelas bangunan akibat kesalahan konstruksi. Namun pihaknya tidak mau beramsumsi.

"Untuk pastikan semua itu. Kita akan kordinasi dengan dinas terikait," katanya.

Kronologi

Akhmad Ikhsan, seorang saksi mengungkapkan peristiwa ambruknya atap SD itu terjadi sekitar pukul 08.15.

Saat itu, kata dia, di ruang kelas 5A, 5B siswa sebagian sedang olahraga.

Sedangkam untuk ruang kelas 2A dan 2B siswa sedang belajar mengajar.

Ruang kelas SDN Gentong Pasuruan yang atapnya ambruk (surya/galih lintartika)

“Tanpa ada angina dan hujan, brak, mendadak atap ambruk dan langsung menimpa guru serta siswanya,” kata Ikhsan.

Puluhan siswa lalu berjamburn keluar, dan ada pula yang menangis.

"Guru - guru yang tidak ada di dalam kelas itu langsung datang dan berusaha menenangkan anak - anak. Saya langsung masuk ke dalam kelas untuk mencari korban lainnya," katanya.

Dia menyebut, feeling-nya benar.

Masih ada siswa yang terjepit reruntuhan atap kelas, ada yang menangis dan tidak berani kemana-mana.

Ia lantas menolongnya.

Empat atap kelas UPT SDN Gentong, di Jalan KH Sepuh No 49, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, yang ambruk, Selasa (5/11/2019) pagi.

Tak lama, ia melihat ada baju yang warnanya mirip dengan baju guru di sini.

Namun, ia penglihatannya samar karena hampir keseluruhannya tertutup sama material.

"Saya langsung bersihkan materialnya. Dan ternyata benar, itu guru.”

“Itu Bu Rini, saya langsung minta bantuan untuk menarik Bu Rini atau Fina Choironi dari tumpukan material," jelasnya.

Setelah berhasil menarik, ia menyebut, guru tampak lemas dan tak berdaya.

Ia menerangkan, tidak ada darah sama sekali.

Tapi, respon dari guru ini sudah berkurang.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani/ Surya.CO.ID)



Penulis: saradita oktaviani
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer