Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Makarim, menyampaikan pesan kepada generasi milenial Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Mendikbud Nadiem Makarim saat Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 di Kantor Kemendikbud di daerah Senayan, Jakarta.
"Saya berdiri di sini mewakili generasi milenial ke bawah. Kehadiran saya di sini membuka berbagai macam kesempatan untuk generasi berikutnya. Kawan-kawan pemuda, gerbang kita telah terbuka," kata Nadiem, dikutip dari Kompas.com.
Seperti diketahui, Nadiem Makarim merupakan salah satu menteri termuda yang dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabinet Indonesia Maju.
Nadiem mengatakan bahwa pemuda Indonesia harus berani mengambil keputusan, seperti saat ia mengambil mandat dari Presiden RI Joko Widodo untuk menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Indonesia Maju.
Ia memberikan pesan kepada pemuda Indonesia untuk terus maju meskipun ada risiko yang harus dihadapi.
"Kawan-kawan pemuda, jangan menunggu dunia berubah. Dunia ini ada di tanganmu. Asal kita berani melangkah, kita tak akan pernah kalah. Salam Pemuda!," tutur Nadiem, dikutip dari Kompas.com.
Sementara itu, upacara peringatan Sumpah Pemuda juga diselenggarakan di Gresik, Jawa Timur.
Baca: Kecewa Jokowi Pilih Nadiem Jadi Mendikbud, Muhammadiyah: Pendidikan Bukan Hanya Persoalan Teknologi
Baca: Sosok Ayah Mantan CEO Gojek Nadiem Makarim, Pengacara Handal yang Pernah Menggaji Hotman Paris
Dilansir TribunPalu.com dari tayangan Youtube iNews, Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan cara tidak biasa.
Siswa penyandang disabilitas mengikuti prosesi upacara Sumpah Pemuda menggunakan bahasa isyarat.
Seperti saat menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga pembacaan ikrar sumpah pemuda menggunakan bahasa gerak tangan.
Peringatan Sumpah Pemuda ini dimaksudkan untuk memberikan inspirasi kepada para siswa agar semangat belajar dan mengasah keterampilan mereka.
Dalam upacara peringatan Sumpah Pemuda ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Gresik dan Wakapolres Gresik yang diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada peserta.
Menteri Kesahatan, dokter Terawan Agus Putranto memimpun upacara di hadapan ratusan pegawai Kemenkes di lapangan Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019).
"Hari ini saya pertama kalinya berada di tengah-tengah para pegawai Kementerian Kesehatan," ucap Menteri Terawan, dikutip dari Tribunnews.com.
Dalam upacara tersebut Menteri Terawan menyampaikan beberapa pesan dari Presiden Joko Widodo.
"Izinkan saya menyampaikan tujuh pesan Presiden sebelum pelantikan kepada Menteri-Menterinya," ucapnya usai pimpin upacara yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda tersebut.
Pertama, jangan korupsi, ciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi.