Banjir juga berdampak pada kereta peluru terkenal Jepang.
East Japan Railway Company mengatakan bahwa sepertiga dari kereta peluru yang digunakan pada satu jalur telah rusak oleh banjir.
Tokyo Electric Power Co mengatakan 35.100 rumah masih tanpa listrik pada Senin malam di Tokyo dan prefektur terdekat dilayani oleh utilitas.
Itu turun dari hampir 57.000 pada hari sebelumnya.
Termasuk di antara yang tewas adalah beberapa awak kapal kargo yang tenggelam di lepas pantai Kota Kawasaki pada hari Sabtu ketika badai tiba di daerah itu.
Para pejabat mengatakan kepada NHK bahwa kapal kargo yang terdaftar di Panama tenggelam di tengah gelombang tinggi yang disebabkan oleh Hagibis.
Insiden itu menewaskan sedikitnya tujuh orang.
Sungai Tama di Tokyo meluap, tetapi kerusakannya di ibu kota tidak sebesar daerah lain.
Sebagian besar kehidupan di Tokyo kembali normal pada hari Senin (14/10/2019).