Fakta Tewasnya Wanita Gresik yang Dibacok Mertua, Mulai dari Kronologi hingga Curhatan Terakhir

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI-pembacokan

Saat kejadian, Astuti langsung bergegas menuju kediaman korban dari Puskesmas Mentaras.

Dia melihat korban mengalami luka robek sepanjang 15 sentimeter di leher dan dilarikan ke Puskesmas Mentaras.

Akibat luka bacok oleh mertuanya sendiri yang mengidap gangguan jiwa, Erna meregang nyawa dalam perjalanan menuju Puskesmas Mentaras.

"Sekarang sudah dibawa pulang ke Ngawi, korban asli Ngawi," tutupnya.

Menurutnya, korban Erna merupakan wanita tangguh.

Astusi mengatakan, korban meninggalkan seorang anak laki-laki yang belum genap berusia dua tahun.

Anak laki-lakinya itu menderita sakit di tenggorokan dan korban juga sedang mengurus Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Kartu itu rencananya digunakan untuk mengobati putra semata wayangnya tetapi belum jadi.

Baca: Kronologi Kejutan Ulang Tahun Berujung Maut, 2 Mahasiswa UIN Lampung Tewas Tenggelam di Embung

Baca: Berlangsung Sejak September, Berikut Daftar Kota yang Akan Mengalami Hari Tanpa Bayangan

Kronologi

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pukul 12.30 WIB.

Saat itu Suwoto terbangun dari tempat tidurnya.

Diduga, obat penenangnya habis, dia pun mengambil sebilah sabit lalu menyerang menantunya, Erna (47) yang saat itu sedang ganti baju di dalam kamar.

Korban langsung menjerit kesakitan lalu terkapar di lantai setelah terkena sabetan sabit pelaku di lehernya.

Suaminya, Syaiful Arif (35) yang saat sedang menunggu Erna ganti baju di depan rumah, langsung masuk ke kamar dan mendapati istrinya bersimbah darah sambil memegangi lehernya.

Spontan, Arif melarikan istrinya ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

Erna yang mengalami luka parah terus mengerang kesakitan akibat sabetan sabit oleh mertuanya.

Mendengar menantunya kesakitan, Kamsinga (istri Suwoto) keluar rumah untuk melihat kondisi menantunya tersebut.

Namun, tanpa disangka dari belakang Suwoto keluar rumah sambil membawa sabit lalu membacok punggung istrinya.

Peristiwa berdarah itu membuat tetangga korban keluar rumah mencoba menenangkan pelaku dan mengobati korban.

Suwoto (56) dirawat di Puskesmas Mentaras, Dukun, Gresik seusai dilumpuhkan petugas di pahanya (foto kiri) dan rumah lokasi kejadian di Desa Madumulyorejo, RT 05/RW 02, Kecamatan Dukun, Gresik diberi garis polisi, Minggu (6/10/2019). (Tribun Bogor/ istimewa)

Pelaku Dilumpuhkan Polisi

Halaman
1234


Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer