6 Fakta Kecelakaan Maut di Karawaci, 4 Orang Tewas hingga Kondisi Mobil yang Remuk Parah

Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kecelakaan truk tanah yang menimpa sebuah mobil Daihatsu Sigra di Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019). Dalam peristiwa ini, 4 orang tewas, dan satu orang balita selamat.

Dalam beberapa video dan foto yang beredar, tampak badan mobil mengalami rusak parah.

Mobil itu bahkan terlihat remuk hingga gepeng.

Yang terlihat masih utuh hanya bagian depan mobil meski sudah penyok.

Pintu belakang mobil nyaris tidak terlihat karena tertimpa ban truk, sementara pintu depan ringsek.

Baca: Jelang Idul Adha 2019, Ini Niat dan Doa Puasa di Bulan Dzulhijjah serta Keutamaannya

Baca: Pengertian hingga Gejala Kanker Otak Glioblastoma, Penyakit Langka yang Diderita Agung Hercules

4. Korban mau berbelanja ke Tanah Abang

Para korban yang berada dalam mobil Daihatsu Sigra itu awalnya hendak membeli pakaian ke Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Hal ini disampaikan mertua Fatmawati, Suwardi Guci (54).

Ia mengatakan Fatmawati pergi bersama kedua adik kandungnya, yakni Wandi dan Nanda Saputra.

“Dia ini kan pedagang pakaian, memang dua kali dalam satu minggu selalu belanja di pasar Tanah Abang. Jualnya di Pasar Malabar,” kata Suwardi di rumah duka di Tangerang, Kamis.

5. Anak sulung korban menangis histeris lihat jenazah ibunya

Ketika jenazah Fatmawati dan kedua adiknya tiba di rumah duka, isak tangis kerabat dan tetangga pecah.

Anak sulung Fatmawati, Kayla (5), langsung berlari dan menangis histeris begitu ambulans datang.

Ketika tiga jenazah korban sampai rumah dan dijejerkan, Kayla tidak berhenti menangis.

“Mama, jangan tinggalin, Kayla, jangan cepat-cepat pergi,” kata Kayla sambil menangis di dekat jenazah ibunya seperti ditulis oleh Kompas.

6. Sopir truk langgar aturan, truk diduga tidak layak jalan

Kasat Lantas Kota Tangerang, AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan bahwa truk berukuran besar sebenarnya dilarang melintas di ruas jalan protokol Kota Tangerang mulai pukul 05.00 sampai 21.00 WIB.

Namun sopir truk pengangkut tanah, SEJ, rupanya tetap memaksa melanjutkan perjalanan kea rah Kota Tangerang ketika merasa situasi sudah aman dari razia polisi.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Juang, as roda truk itu patah yang membuat truk oleng dan tidak bisa dikendalikan.

Truk pengangkut tanah pun miring dan terguling menimpa Daihatsu Sigra yang tengah melintas.

“Itu kendaraannya (truk tanah) sebenarnya enggak layak jalan kayaknya, terus dipaksa jalan. Akibatnya as roda truk patah dan menabrak mobil,” ungkap Juang.

Saat ini, polisi tengah memeriksa sopir truk itu di Polres Kota Tangerang.

(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)

Jangan lupa subscribe kanal Youtube TribunnewsWIKI Official



Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer